Hari Ini, Larangan Warga AS Kunjungi Korut Mulai Berlaku

Sonya Michaella    •    Jumat, 01 Sep 2017 18:02 WIB
rudal korut
Hari Ini, Larangan Warga AS Kunjungi Korut Mulai Berlaku
Salah satu sudut kota Pyongyang, Korea Utara. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Larangan Pemerintah Amerika Serikat (AS) bagi warganya untuk melakukan perjalanan ke Korea Utara (Korut) sudah berlaku mulai hari ini.

Larangan ini dikeluarkan pascakematian mahasiswa AS Otto Warmbier. Ia dipulangkan dalam keadaan koma setelah kurang lebih selama setahun ditahan di Pyongyang karena kedapatan mencuri bendera propaganda di sebuah hotel.

Para ahli menduga, Warmbier disiksa secara mental dan psikis di Korut. Sebelumnya, ia ditangkap sekitar tahun lalu karena dituduh mencuri bendera propaganda di sebuah hotel di Pyongyang.

Namun, Korut menyangkal bahwa ada penyiksaan terhadap Wambier. Korut bahkan menyebut kematian Warmbier adalah sebuah misteri.

Dikutip dari AFP, Jumat 1 September 2017, beberapa warga AS yang diketahui masih berada di Korut pun bergegas meninggalkan negara itu sejak kemarin.

"Pengecualian hanya pada wartawan dan yang bekerja di bidang kemanusiaan," sebut pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri AS.

Namun, mereka yang berprofesi di bidang ini harus meminta validasi khusus untuk menetap di Negara Komunis itu karena urusan pekerjaan.

Kemenlu AS juga mengeluarkan surat resmi bahwa paspor AS tidak valid untuk bepergian ke atau melalui Korut. Pembatasan tersebut akan diberlakukan selama 30 hari dan akan diperpanjang jika diperlukan.

Menurut data pariwasata Korut, sekitar 20 persen turis yang mengunjungi Korut berasal dari AS. Namun, jumlah tersebut ini turun secara signifikan terkait dengan ketegangan politik antara AS dan Korut.



(FJR)