Sosok Penembak Brutal di Las Vegas tak Miliki Catatan Kriminal

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 03 Oct 2017 02:15 WIB
penembakan as
Sosok Penembak Brutal di Las Vegas tak Miliki Catatan Kriminal
Kerumunan orang panik usai terjadi penembakan di sebuah konser di Las Vegas, AS, 1 Oktober 2017. (Foto: AFP/DAVID BECKER)

Metrotvnews.com, Las Vegas: Pelaku penambakan di Las Vegas Stephen Paddock, 64, ditemukan tewas di kamarnya lantai 32 Mandalay Bay Resort and Casino di Las Vegas. Sheriff Joseph Lombardo mengatakan pihak berwenang meyakini Paddock bunuh diri saat tim SWAT mendobrak pintu rumahnya.

Seperti dilansir CNN yang dikutip Selasa 3 Oktober 2017, petugas menemukan setidaknya 10 senapan di kamarnya. Polisi belum menemukan indikasi ada orang lain yang terlibat dalam penembakan tersebut.

Paddock diketahui sudah berada di hotel sejak Kamis. Pihak berwenang mengatakan, tampaknya dia melepaskan senjata dari kamarnya ke kerumunan di festival musik Route 91 Harvest pada Minggu malam yang menewaskan lebih dari 58 orang dan melukai 500 orang.

Dari penelusuran polisi, Paddock tinggal di Mesquite, 80 mil timur laut Las Vegas. Kota berpenduduk 18.000 orang ini merupakan komunitas pensiunan dengan beberapa kasino dan lapangan golf.

Saat menggeledah kediamannya Senin tadi, polisi menemukan senjata dan amunisi. Namun juru bicara polisi Mesquite Quinn Averett tidak memberikan rinciannya. Averett tidak tahu berapa lama Paddock tinggal di daerah itu.

"Uniknya pria bersenjata si penembak dan orang-orang di sekelilingnya belum pernah berurusan dengan polisi. Kami tidak memiliki catatan pelanggaran lalu lintas, penegakan hukum ataupun penangkapan," kata Averett. 

Dari catatan polisi, tidak ada informasi Paddock pernah bertindak merugikan orang lain. Selain fakta pernah dipanggil dalam sabuah persidangan.

Pihak berwenang tidak menyebut penembakan tersebut sebagai tindakan terorisme. Polisi masih mendalami terkait motif di balik aksi brutalnya. 

"Ada faktor pendorong yang terkait dengan terorisme, hal ini lebih pada orang yang putus asa yang berniat menyebabkan korban jiwa. Sebelum kita memberi cap itu kita masih akan memprosesnya," ujar Lombardo.

Saudara laki-laki Paddock, Eric Paddock dari Orlando, Florida, mengatakan bahwa dia terakhir kali berkomunikasi dengan saudaranya saat Stephen mengirim pesan singkat untuk bertanya tentang ibu mereka, yang kehilangan harta benda saat Badai Irma. 

Eric Paddock mengatakan bahwa Stephen berbicara dengan ibunya di telepon sekitar satu atau dua minggu yang lalu. Eric tahu jika Stephen Paddock memiliki beberapa pistol dan mungkin satu senapan panjang tapi tidak tahu ada senjata otomatis. Stephen Paddock tidak memiliki senapan mesin saat memindahkannya dari Melbourne ke Mesquite, kata Eric Paddock.

Kata Lombardo, Paddock memiliki lisensi pilot swasta dan FAA mengumpulkan catatannya, menurut juru bicara FAA Laura Brown. Sejauh ini, pihak berwenang tidak menemukan catatan militer untuk Stephen Paddock.


(DHI)