Pemerintah AS Desak Perekrutan Militer Transgender Dihentikan

Kumara Anggita    •    Jumat, 14 Dec 2018 17:27 WIB
amerika serikat
Pemerintah AS Desak Perekrutan Militer Transgender Dihentikan
Pemerintah AS mendesak penghentian sementara perekrutan militer AS yang transgender. (Foto: AFP).

Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump mendesak penghentian sementara perekrutan militer transgender. Langkah ini dinilai harus diambil sembari menunggu hasil hukum yang sedang dirundingkan.

"Ada risiko terlalu besar untuk efektivitas militer jika memungkinkan transgender masuk," kata pemerintah, dilansir dari laman AFP, Jumat, 14 Desember 2018.

Melibatkan transgender dalam militer merupakan agenda pemerintahan mantan presiden Barack Obama. Pemerintahan Trump menganggap bahwa kebijakan ini terlalu berbahaya bagi kelangsungan militer.

Kebijakan ini seharusnya sudah diterapkan mulai 1 Juli 2017, Namun administrasi Trump meminta tambahan waktu, hingga 1 Januari 2018, sebelum membalikan kebijakan ini sepenuhnya.

Meski demikian, larangan masuknya transgender ke militer berulang kali ditangguhkan pengadilan. Pasalnya dapat mengarahkan ke kebijakan terbaru yang dapat membatasi layanan untuk transgender.

Pemerintah kemudian mengajukan banding dan meminta Mahkamah Agung menangani kasus ini. Sembari menunggu keputusan akhirnya, kasus ini ditangguhkan pengadilan yang lebih rendah.


(FJR)