Malala Minta Trump Kunjungi Kamp Pengungsi

Willy Haryono    •    Selasa, 11 Apr 2017 23:48 WIB
imigran gelap
Malala Minta Trump Kunjungi Kamp Pengungsi
Malala Yousafzai (kanan) dalam wawancara dengan CBS News, 11 April 2017. (Foto: CBS News)

Metrotvnews.com, New York: Malala Yousafzai, wanita muda yang selamat dari serangan Taliban di Pakistan, saat ini adalah Agen Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Ia adalah individu termuda yang menerima penghargaan tertinggi dari Sekjen PBB. 

Dalam wawancara di program berita CBS This Morning, Selasa 11 April 2017, Malala menyampaikan pesan untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

"Dia perlu memahami bahwa ada orang-orang yang membutuhkan bantuan. Saya telah melihat mereka. Saya telah pergi ke kamp pengungsi. Dan saya rasa dia juga perlu datang ke kamp pengungsi," ujar Malala, peraih Nobel Perdamaian.

Pembawa acara Norah O'Donnell bertanya kepada Malala, apakah Trump memang seharusnya datang ke kamp pengungsi. 

"Saya rasa iya. Presiden Donald Trump perlu melihat pengungsi anak-anak. Dia perlu mengunjungi kamp pengungsi. Dia perlu melihat kehidupan nyata itu seperti apa di kamp pengungsi," respons Malala.

Selain Trump, Malala juga membicarakan mengenai krisis kemanusiaan di berbagai negara, masalah pendidikan bagi wanita dan rencananya menempuh pendidikan ke universitas.


(WIL)