40 Menit yang Meneduhkan Trump-China

Coki Lubis    •    Rabu, 11 Jan 2017 19:30 WIB
donald trumpas-tiongkok
40 Menit yang Meneduhkan Trump-China
Donald Trump dan Jack Ma menemui wartawan di lobi Trump Tower, New York, Senin (9/1/2017). Twitter/@AlibabaGroup

Metrotvnews.com, Jakarta: Tampaknya sulit menahan ego untuk berlagak mampu tanpa orang lain. Boleh jadi, inilah yang terpapar dalam hubungan liat Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump dengan Republik Rakyat China (RRC).

Dalam kampanyenya Trump menuding China telah merebut pekerjaan masyarakat AS. Karena itu, Trump berencana mengadang produk impor dari China lewat bea masuk sebesar 45 persen ketika menjadi Presiden.

Baca: Trump Tidak Ingin Didikte Tiongkok
 
Dari sinilah dunia menduga, setelah Trump dilantik pada 20 Januari 2016 mendatang, hubungan kedua negara bisa semakin keruh.

Namun, prediksi itu meleset setelah Trump menerima kedatangan miliuner China Jack Ma di kantornya, Trump Tower, New York, Senin petang kemarin.

Ternyata, belum juga dilantik sebagai Presiden AS, pandangan sinis Trump terhadap China sirna. Terhempas oleh pertemuan dengan si pemilik raksasa e-commerce Alibaba itu.

Inilah pertemuan 40 menit yang menjadi babak baru hubungan China dan Trump. Saat itu, Jack Ma menawarkan kerja sama yang tampaknya sulit ditolak Trump. Kedatangan Executive Chairman Alibaba itu dinilai menjadi solusi penciptaan lapangan kerja di Amerika Serikat.

"Jack dan saya akan melakukan beberapa hal-hal besar," kata Trump sebagaimana dikutip dari BBC, Selasa (10/1/2017).

Lantas, apa yang ditawarkan Jack Ma? Mengapa Trump begitu antusias menyambut kerja sama itu?

"Kami berdiskusi soal bagaimana membantu usaha kecil dan menengah (UKM) di Amerika Serikat menjual produk lewat Alibaba ke China dan Asia," kata Jack Ma.

Targetnya, Alibaba bisa membantu 1 juta pengusaha kecil AS dengan mengekspor produknya ke China dalam 5 tahun.




Trump meyakini, dengan terbukanya pasar ke Asia, UKM di Paman Sam akan semakin bergairah dan mencetak jutaan lapangan pekerjaan baru. Asumsinya, minimal setiap partner baru Alibaba mampu menambah satu karyawan baru.

Baca: Bertemu Jack Ma, Donald Trump Ingin Perkuat Hubungan Dagang dengan Tiongkok

Cukup dengan sebuah diskusi berdurasi 40 menit, bukan saling tuding, menanggalkan ego, mengedepankan kerja sama, semua dapat untung.

Kerja sama belum berjalan, di bursa New York, saham Alibaba naik 0.9% menjadi US$94,72 pada penutupan perdagangan kemarin. Yang terpenting, seperti sulap, ketegangan kedua pihak mendadak kendur.


(COK)

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

2 hours Ago

Khalid Masood, warga Inggris 52 tahun dengan riwayat pelanggaran kekerasan tapi diyakini bukan…

BERITA LAINNYA