Hakim AS Perintahkan Reunifikasi Keluarga Imigran

Willy Haryono    •    Rabu, 27 Jun 2018 14:37 WIB
amerika serikatimigran gelap
Hakim AS Perintahkan Reunifikasi Keluarga Imigran
Imigran bersama anak-anak mereka berada di McAllen, Texas, AS. (Foto: AFP / Loren ELLIOTT)

Washington: Seorang hakim Amerika Serikat memerintahkan instansi terkait untuk segera mempertemukan kembali anak-anak imigran dengan orangtua mereka dalam kurun waktu 30 hari, Selasa 26 Juni 2018.

Putusan dikeluarkan Hakim Dana Sabraw setelah adanya tuntutan hukum atas kebijakan memisahkan anak-anak imigran yang merupakan bagian dari kebijakan "zero-tolerance" pemerintahan Presiden Donald Trump.

Seperti dilansir dari BBC, tuntutan hukum yang mendasari putusan tersebut dilayangkan Serikat Kebebasan Sipil Amerika atau ACLU.

Saat ini, kebijakan kontroversial Trump tersebut sedang dalam proses hukum di 17 negara bagian. Tuntutan hukum itu dilayangkan jaksa agung dari beberapa negara bagian, termasuk Washington, New York dan California.

Trump mengaku sudah mengakhiri pemisahan anak-anak, namun tetap akan memulangkan semua orang yang disebutnya telah memasuki AS secara ilegal.

Lebih dari 2.300 anak-anak imigran dipisahkan dari orangtua mereka sejak awal Mei di bawah kebijakan Trump. Otoritas AS mengaku sudah mempertemukan kembali sekitar 500 anak imigran dengan orangtua masing-masing.

Dokumen yang disodorkan ACLU ke pengadilan meliputi pengakuan sejumlah imigran yang belum dapat mengetahui lokasi atau berkomunikasi dengan anak mereka.

Sabraw memerintahkan otoritas terkait untuk mempersatukan kembali anak-anak imigran di bawah umur lima tahun dalam waktu 14 hari, sementara yang lebih tua 30 hari.


(WIL)