Kanada Klaim Tiongkok Masih Tahan 13 Warganya

Sonya Michaella    •    Jumat, 04 Jan 2019 18:08 WIB
politik kanada
Kanada Klaim Tiongkok Masih Tahan 13 Warganya
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Ottawa: Pemerintah Kanada kembali mengklaim bahwa ada 13 warga negaranya yang ditahan otoritas Tiongkok sejak awal Desember 2018 lalu. Penahanan ini buntut dari penangkapan Direktur Huawei di Kanada.

Yang ditahan termasuk mantan diplomat Michael Kovrig dan konsultan bisnis Michael Spavor karena tuduhan melakukan kegiatan yang mengancam keamanan nasional. Namun, kabarnya ada beberapa yang sudah dibebaskan.

Dilansir dari Guardian, Jumat 4 Januari 2019, 13 orang tersebut belum termasuk yang ditahan di Hong Kong.

Kanada menyebut penahanan terhadap Kovrig dan Spavor merupakan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan otoritas Tiongkok. Korvig merupakan mantan diplomat yang bekerja di International Crisis Group di Beijing.

Sementara itu, Spavor merupakan konsultan bisnis yang tinggal di Beijing. Ia pernah mengatur beberapa perjalanan ke Korea Utara, termasuk kunjungan atlet NBA Dennis Rodman.

Penahanan dua warga Kanada ini merupakan tindakan balasan Tiongkok pascapenangkapan Direktur Eksekutif Huawei, Meng Wanzhou di Vancouver, Desember lalu.

Tiongkok menyatakan kemarahan mereka atas insiden penangkapan Meng di Vancouver. Pemerintah Tiongkok memperingatkan konsekuensi serius apabila Meng tidak segera dibebaskan.


(FJR)