Kebakaran Terbesar di Los Angeles Hanguskan 5.000 Hektare Lahan

Arpan Rahman    •    Senin, 04 Sep 2017 17:43 WIB
kebakaran hutan
Kebakaran Terbesar di Los Angeles Hanguskan 5.000 Hektare Lahan
Kebakaran La Tuna Fire berkobar di dekat Burbank, California, 3 September 2017. (Foto: AFP/DAVID MCNEW)

Metrotvnews.com, Los Angeles: Ratusan warga Los Angeles, Amerika Serikat (AS), telah diizinkan pulang ke rumah karena kebakaran hutan terbesar dalam sejarah kota mereka mulai mereda.

Kebakaran tersebut, yang menghanguskan sekitar 5.000 hektare lahan, dimulai di La Tuna Canyon, pada Jumat 1 September. Nyala api memicu status darurat.

"Kami berhasil menangani situasi, tapi ini belum berakhir," kata Wali Kota Eric Garcetti, Minggu 3 September. Saat itu, ia memperingatkan bahwa angin masih bertiup "kencang."

Sedikitnya tiga rumah hancur dan empat orang dilaporkan terluka.

Evakuasi di pinggiran Glendale dan Burbank diakhiri pada akhir pekan kemarin. Hujan dan suhu yang lebih sejuk membantu petugas pemadam mengatasi kobaran api.

Namun Garcetti mengatakan kepada awak media bahwa situasi saat ini masih berbahaya. Ia sebelumnya menggambarkan peristiwa tersebut sebagai "kebakaran terbesar dalam sejarah kota LA dalam hal luas cakupan wilayahnya."

"Kita belum bisa (sepenuhnya) mengatasi kobaran api," kata Garcetti, menambahkan: "Tapi kita optimisits, mungkin besok atau hari lainnya, bisa menjinakkan api ini," sambung dia, seperti dilansir BBC, Senin 4 September 2017.

Dalam upaya pemadaman, Garcetti mengatakan empat petugas pemadam sempat mengalami dehidrasi atau luka bakar ringan.

Garcetti mengumumkan keadaan darurat pada Sabtu malam. Komunike situasi darurat kemudian dikeluarkan Gubernur California Jerry Brown satu hari setelahnya.

Deklarasi tersebut mengizinkan dana negara bagian dan federal dikucurkan sesegera mungkin untuk mengatasi kebakaran.

Gelombang panas dan angin kencang di California semakin memperluas kobaran api di Los Angeles. Kebakaran besar juga menerpa wilayah lain di barat AS.


(WIL)