Menlu Korsel Desak PBB Pertimbangkan Keanggotaan Korut

Sonya Michaella    •    Jumat, 23 Sep 2016 13:28 WIB
sidang majelis umum pbb 2016
Menlu Korsel Desak PBB Pertimbangkan Keanggotaan Korut
Menlu Korsel, Yun Byung-se (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Yun Byung-se mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mempertimbangkan kembali keanggotaan Korea Utara (Korut). Pernyataan dari Menlu Korsel ini merujuk agar PBB mencabut keanggotaan Negara Komunis tersebut.

Pasalnya, sikap Korut yang tak mengindahkan sanksi PBB dan juga Amerika Serikat dalam program nuklirnya sangat 'menghina' PBB.

"Dewan Keamanan PBB harus mengadopsi sanksi yang lebih kuat dan komprehensif lagi untuk Korut," ujar Yun pada pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB di New York, seperti dikutip Reuters, (23/9/2016). 

"Pelanggaran dan ketidakpatuhan Korea Utara yang berulang terhadap resolusi Dewan Keamanan dan norma internasional belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PBB," lanjutnya.

Yun mengatakan Korut benar-benar mengejek kewenangan Majelis Umum dan DK PBB. Oleh karena itu, ia melanjutkan, ini adalah waktu yang tepat untuk secara serius mempertimbangkan kembali apakah Korut memenuhi syarat sebagai anggota PBB.

Yun juga memaparkan bahwa Korut tidak hanya terus mengembangkan kapasitas nuklir dan rudalnya, namun juga secara terbuka meluncurkan ancaman bahwa Korut tak akan segan menggunakan senjata mereka terlebih dahulu.

Iamenyebut ini adalah "kesempatan terakhir" untuk menghentikan ambisi nuklir Korut. 

Tak hanya soal nuklir, Yun mendesak agar ada tindakan untuk menghentikan pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Korut terhadap rakyatnya sendiri.

Ia pun mendesak agar publik internasional menaruh perhatian yang lebih besar terhadap para pekerja Korut di luar negeri.


(FJR)