United Airlines Tawarkan Refund ke Semua Penumpang

Willy Haryono    •    Kamis, 13 Apr 2017 12:15 WIB
penerbangan dunia
United Airlines Tawarkan Refund ke Semua Penumpang
Maskapai United Airlines di Bandara Internasional O Hare di Chicago, Illinois, AS, 12 April 2017 (Foto: AFP/SCOTT OLSON)

Metrotvnews.com, Chicago: Maskapai penerbangan United Airlines akan memberikan kompensasi kepada semua penumpang pesawat di mana seorang pria diusir paksa dengan cara diseret oleh petugas keamanan bandara di Chicago. 

Dalam usaha meredam gelombang kritik dan kecaman, United mengumumkan bahwa semua penumpang yang dirugikan dalam penerbangan 3411 akan mendapat refund sesuai harga tiket. 

Juru bicara United Megan McCarthy menyebut semua penumpang dapat memilih bentuk kompensasi, baik berupa tunai, voucher penerbangan dan lainnya. 

Penerbangan United Express 3411 bersiap bertolak dari Chicago ke Louisville pada 9 April 2017. Sebelum berangkat, maskapai meminta beberapa orang untuk keluar karena terjadi situasi overbooking. 

Salah satu yang diminta keluar, seorang dokter bernama David Dao, menolak. Tiga petugas keamanan bandara datang dan menyeretnya hingga sang dokter terluka di bagian wajah. Penumpang lain merekam insiden itu dengan telepon genggam dan mengunggahnya ke media sosial.

Sebagian besar kemarahan berfokus pada fakta bahwa Dao adalah penumpang yang sudah membayar tiket. Media AS melaporkan Dao diusir agar empat kru tambahan United dapat masuk ke pesawat tersebut. 

CEO United Airlines Oscar Munoz sudah meminta maaf atas insiden, meski respons awalnya cenderung menyudutkan Dao. Dalam wawancara dengan ABC, Munoz mengaku "malu" saat menonton video yang memperlihatkan salah satu penumpangnya diseret paksa. 

Dia berjanji akan mengulas kebijakan mengeluarkan penumpang dari pesawat. "Ini bukan kami yang sesungguhnya. Ini tidak akan pernah terjadi lagi dalam penerbangan United. Itu janji saya," tegas Munoz. 


David Dao diseret paksa. (Foto: @JAYSEDAVID VIA TWITTER)

Gugatan Hukum

Tim pengacara Dao bersiap menggugat United. Mereka mengirimkan permohonan darurat ke pengadilan Illinois untuk memastikan United menjaga sejumlah bukti seperti video, rekaman suara kokpit, data kru dan penumpang serta material lainnya terkait penerbangan 3411. 

"Setelah diproses agen tiket, check-in dan duduk di kursi penumpang sesuai dengan yang sudah dibayarnya, pemohon diseret paksa dan diusir dari pesawat oleh karyawan City, yang berakibat luka di beberapa bagian tubuh," tulis surat yang ditulis tim pengacara Dao.

Tiga petugas keamanan bandara yang menyeret Dao sudah diberhentikan sementara.

Juru bicara Corboy & Demetrio, salah satu perusahaan yang mewakili Dao, mengatakan sang dokter masih dirawat di rumah sakit. Salah satu kerabatnya dijadwalkan menggelar konferensi pers di Chicago pada Kamis 13 April 2017. 

Perlakuan kasar terhadap Dao membuat saham perusahaan induk United, United Continental Holdings, jatuh dan merugi sekitar USD800 juta. Pengguna internet di seluruh dunia marah atas insiden tersebut, dan menyerukan agar semua orang memboikot United. 

 


(WIL)