Militan ISIS Terkait Pemenggalan Warga AS Tewas Dibunuh

Willy Haryono    •    Senin, 03 Dec 2018 19:06 WIB
krisis suriahisiskonflik suriah
Militan ISIS Terkait Pemenggalan Warga AS Tewas Dibunuh
Pasukan SDF menurunkan bendera ISIS di Suriah. (Foto: AFP)

Washington: Seorang militan senior kelompok ekstremis Islamic State (ISIS) tewas dalam operasi koalisi militer pimpinan Amerika Serikat di Suriah. Militan tersebut terlibat dalam pemenggalan seorang warga warga AS dan beberapa tawanan Barat lainnya di Timur Tengah.

Menurut keterangan otoritas AS, Abu al-Umarayn terlibat dalam eksekusi warga AS bernama Peter Kassig di Suriah pada November 2014. Kassig adalah mantan US Ranger yang menjadi relawan kemanusiaan di Suriah.

"Dia (Al-Umarayn) telah dibunuh, dan informasi lebih lanjut akan diumumkan nanti," ujar Sean Ryan, juru bicara koalisi pimpinan AS, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Senin 3 Desember 2018.

Sebelumnya, Ryan mengatakan al-Umarayn terindikasi sebagai ancaman berbahaya bagi pasukan koalisi. Dia terlibat dalam pembunuhan Kassig, yang diculik di Suriah pada 2013.

Ryan menyebut al-Umarayn juga terlibat dalam eksekusi beberapa tawanan lainnya. "Serangan udara koalisi akan terus menganggu struktur komando ISIS," ungkap dia.

Kassig mengganti namanya menjadi Abdul-Rahman usai berpindah keyakinan ke agama Islam. Ibu Kassig, Paula, sempat menyerukan langsung kepada ISIS untuk segera membebaskan anaknya.


(WIL)