Taman Kecil Dibangun untuk Penyembuhan Trauma Warga Las Vegas

Arpan Rahman    •    Sabtu, 07 Oct 2017 17:51 WIB
penembakan as
Taman Kecil Dibangun untuk Penyembuhan Trauma Warga Las Vegas
Sebuah taman kecil didirikan bagi proses penyembuhan batin warga Las Vegas yang terkena imbas penembakan massal. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Las Vegas: Jauh dari Las Vegas Strip dan jajaran hotelnya yang megah, sebuah taman kecil untuk penyembuhan dibuka, Jumat 6 Oktober 2017, di kawasan utara. Mereka yang terkena imbas penembakan berbondong-bondong datang untuk berduka.

Salah satu penciptanya, arsitek lansekap Mark Hamalmann, mengatakan bahwa yang dibangunnya itu adalah "taman kenangan." Ia menanam 58 pohon di sepanjang jalan beraspal kecil menuju ke taman tersebut. Di tengahnya, pohon ek besar mewakili "pohon kehidupan," sementara bendera Amerika Serikat menghiasi sebuah pagar kayu.

"Segalanya di sini disumbangkan oleh perusahaan lokal. Semua orang yang terlibat di sini adalah sukarelawan. Sungguh menakjubkan bagaimana taman ini bisa terwujud," ucap Hamalmann, yang mengawasi pembangunan taman, kepada AFP.

Di taman kenangan, jelasnya, semua orang dipersilakan berjalan, duduk, dan merenung di bangku, atau meninggalkan pesan di dinding.

Lima puluh delapan orang tewas dan hampir 500 lainnya terluka ketika Stephen Paddock, pria berusia 64 tahun, melepaskan tembakan ke kerumunan penonton sebuah festival musik. Otoritas AS masih belum dapat menentukan motif pelaku yang mengakhiri hidupnya sendiri.



Sejak penembakan, "Saya tidak bisa tidur, saya pikir mungkin adrenalin saya masih berpacu, dan saya tidak bisa menutup otak saya dengan apa yang sudah saya lihat," kata Dori McKendry, seorang wanita yang berprofesi sebagai sopir.

McKendry memarkir mobilnya di depan hotel Mandalay Bay, pada Minggu malam, saat Paddock mulai menembakkan senjata api dari kamarnya di lantai 32.

Wanita itu mengaku masih dicekam "perasaan emosional" atas penembakan. Ia mengaku sempat menawarkan tumpangan gratis kepada keluarga korban.

Paddock, pensiunan akuntan dan pejudi, tinggal di kota kecil Mesquite, Nevada, di utara Las Vegas. Tetangga, keluarga, dan bahkan pacarnya sendiri mengaku tidak tahu atas rencana penembakan Paddock.



'Maraton'

Beberapa klinik di Las Vegas menggelar sesi konseling bagi orang-orang yang terkena imbas penembakan -- termasuk korban selamat, kerabat atau mereka yang hanya menderita kecemasan menyusul terjadinya peristiwa traumatik.

Di Universitas Las Vegas (UNLV), sebuah klinik didirikan di The Practice, di mana mahasiswa psikologi melakukan perawatan.

Beberapa orang yang mencari pertolongan hanya "ingin berbicara dan berbagi." Sementara yang lain "merasa sangat terganggu dan tidak siap (untuk berbagi)," kata direktur Michelle Paul. Ia menambahkan pentingnya "memberikan rasa nyaman, aman, dan pemecahan masalah dasar," bagi pasien yang kebingungan.

"Apa yang kami coba lakukan adalah bekerja sama dengan klien dan mencoba memikirkannya, apa yang terjadi dalam diri mereka, menormalkannya, dan kemudian membantu mereka menghasilkan beberapa strategi penanganan positif," jelasnya, seperti disitir AFP, Sabtu 7 Oktober 2017.



Bagi psikolog Daniel Filacora di klinik swasta Bridge Counseling, membicarakan rincian pengalaman traumatis dapat membantu melepaskan emosi negatif dari kejadian tersebut.

"Menceritakan kisah, terutama dalam kejadian dramati semacam itu, penting untuk membedakan antara apa yang sebenarnya terjadi dan emosi negatif yang mengikutinya," katanya.

Menurutnya, pemulihan trauma di kalangan masyarakat Las Vegas tidak bisa dilakukan secara cepat.

"Mencapai kembali kehidupan normal di Las Vegas akan menjadi (proses) maraton, bukan lari cepat," ujar Paul.

 


(WIL)