Menhan AS Tampik Kabar Trump Ingin Perluas Senjata Nuklir

Sonya Michaella    •    Kamis, 12 Oct 2017 08:20 WIB
pemerintahan as
Menhan AS Tampik Kabar Trump Ingin Perluas Senjata Nuklir
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Mencuat kabar bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan kenaikan sepuluh kali lipat persenjataan nuklir AS.

Namun, dirinya serta Menteri Pertahanan James Mattis langsung menampik berita tersebut. Laporan ini pertama kali dikeluarkan oleh media NBC News.

"Laporan terbaru bahwa Presiden meminta peningkatan senjata nuklir AS benar-benar salah. Pelaporan yang salah ini tidak bertanggung jawab," kata James, dikutip dari AFP, Kamis 12 Oktober 2017.

Adapun peningkatan persenjataan senjata nuklir AS secara signifikan akan menjadi tidak masuk akal dan tidak mungkin.

Komentar Trump mengenai besarnya suplai senjata nuklir AS, yang saat ini berjumlah sekitar 4.000 senjata, muncul dalam sebuah pertemuan Pentagon dengan pejabat tinggi keamanan nasional dan militer pada bulan Juli.

Trump kertika itu menanggapi presentasi dalam pertemuan yang mencatat penurunan stok nuklir dalam negeri sejak 1960-an dan dia mengisyaratkan ingin menumpuk jumlah senjata yang lebih besar.

Pejabat pada pertemuan tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, dilaporkan menyuarakan keterkejutan atas saran Trump itu dan menjelaskan secara singkat hambatan hukum dan praktis mengenai penumpukan nuklir, yang sebagian besar diatur oleh perjanjian pengendalian senjata internasional.

Di sebuah kesempatan, disebut pula Trump pernah mengatakan tidak ada gunanya jika AS mempunyai kekuatan nuklir tetapi tidak pernah menggunakan senjata tersebut.





(FJR)