Debat Cawapres AS 2016

Dua Cawapres AS Harus Yakinkan Publik akan Kinerjanya

Sonya Michaella    •    Rabu, 05 Oct 2016 07:57 WIB
pemilu as
Dua Cawapres AS Harus Yakinkan Publik akan Kinerjanya
Debat cawapres AS akan segera dimulai (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Virginia: Debat dua calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) disinyalir akan berjalan cukup menarik. Pasalnya, dua cawapres ini diduga akan membela capres masing-masing.

Debat cawapres menghadirkan Tim Kaine, cawapres Hillary Clinton dari Partai Demokrat, dan Mike Pence, cawapres Donald Trump dari Partai Republik.

Mereka berdua akan meyakinkan publik bahwa mereka bisa menjadi wakil presiden AS nanti dan menggantikan tugas presiden ketika diperlukan.

Kaine disinyalir akan terus menyerang Pence atas lontaran perkataan yang dibuat Trump, terutama masalah pajak. Mereka sebisa mungkin bermain aman dan tak melakukan kesalahan capres mereka masing-masing.

Kaine sendiri adalah seorang politisi yang paham pemerintahan dan juga pernah menjadi pengacara. Sebab, dirinya pernah menjadi wali kota hingga gubernur Virginia. Kaine pun mendukung imigran agar diterima oleh AS. Sementara pada perang Irak, ia sangat menentang terjadinya perang Irak.

Ia sempat mengatakan bahwa tentara AS tak menerima senjata memadai di Irak. Tak hanya itu, Kaine pun mendukung adanya nuklir Iran. Kaine juga seorang yang mendukung pernikahan sesama jenis. 

Sedangkan Pence, ia adalah seorang yang konservatif dan juga pernah menjadi pengacara. Tak sedikit pandangan-pandangan Trump ditentangnya. Misalnya saja larangan Muslim memasuki AS yang selalu ditekankan Trump, Pence sangat menentangnya.

Di samping itu, Pence mendesak agar adanya dihapus kewarganegaraan anak yang lahir dari imigran. Di AS, ada peraturan di mana anak yang lahir dari keluarga imigran di wilayah AS, otomatis menjadi warga negara AS. Ia juga mendukung NAFTA dan TPP.

Pence pun sangat mendukung perang Irak. Dirinya juga sangat menolak nuklir Iran. Bahkan dirinya mendukung Israel untuk menyerang Iran agar nuklirnya tak digunakan. Pence juga menentang adanya pernikahan sesama jenis.

Virginia, menjadi tempat diselenggarakannya debat tepatnya di Loongwood University. Antusiasme masyarakat pun terasa tak berapi-api saat menantikan debat Clinton dan Trump.


(AHL)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA