Livestreaming

Penegak Hukum New York Selidiki Yayasan Amal Trump

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 15 Sep 2016 03:53 WIB
donald trump
Penegak Hukum New York Selidiki Yayasan Amal Trump
Donald Trump berkampanye di Manchester, New Hampshire, AS, Senin (12/10/2015).. (Foto: AFP / DARREN MCCOLLESTER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Metrotvnews.com, Amerika Serikat: Pejabat penegak hukum tertinggi di negara bagian New York menyelidiki yayasan amal milik kandidat Presiden Amerika Serikat Donald J Trump.

"Kami khawatir Trump Foundation terlibat dalam tindakan yang tidak pantas dari sudut pandang itu," kata Jaksa Agung Eric Schneiderman, seperti yang dikutip dari CNN, Kamis (15/9/2016).

Trump Foundation juga menghadapi masalah dari The Washington Post, yang akhir pekan lalu melaporkan bahwa Trump sendiri belum memberikan sumbangan ke yayasannya sejak 2008.

The Post menemukan penyimpangan lain, bahwa Trump menghabiskan dana 20.000 dolar AS (sekitar Rp264,4 juta) yang sudah disisihkan untuk tujuan amal guna membeli lukisan dirinya yang berukuran 1,8 meter.

Di samping itu, yayasan Trump memberikan sumbangan ilegal kepada kelompok kampanye yang berafiliasi dengan Jaksa Agung Florida Pam Bondi pada 2013 saat dia sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk bergabung dengan Schneiderman menangani kasus penipuan Trump University.

"Kami menyelidikinya dan kami berkorespondensi dengan mereka. Saya tidak membesar-besarkannya atau menggelar konferensi pers," katanya.

"Tapi kami meneliti Trump Foundation untuk memastikan mereka mematuhi aturan pengelolaan amal di New York." ucap dia.


(Des)

Debat Perdana Capres AS Pecahkan Rekor Jumlah Penonton
Debat Capres AS 2016

Debat Perdana Capres AS Pecahkan Rekor Jumlah Penonton

3 hours Ago

Jumlah tersebut mengalahkan rekor debat capres Ronald Reagan dengan Jimmy Carter pada 1980. 

BERITA LAINNYA