Trump akan Temui PM Inggris dan Presiden Meksiko

Willy Haryono    •    Minggu, 22 Jan 2017 17:23 WIB
politik asdonald trumpinaugurasi presiden as
Trump akan Temui PM Inggris dan Presiden Meksiko
Presiden Donald Trump dalam pidatonya di markas besar CIA di Langley, Virginia, AS, 21 Januari 2017. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Metrotvnews.com, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjamu Perdana Menteri Inggris Theresa May di Gedung Putih pada Jumat 27 Januari mendatang, dalam pertemuan perdananya dengan kepala negara asing. 

Informasi disampaikan juru bicara Gedung Putih Sean Spicer dalam sebuah konferensi pers, seperti dilansir AFP, Sabtu 21 Januari. 

PM May sedang berusaha keras menangani Inggris usai negara tersebut keluar dari Uni Eropa dalam peristiwa yang populer disebut Brexit. Inggris memilih keluar setelah maraknya gerakan anti-kemapanan di negara tersebut. 

Sentimen anti-kemapanan juga lah yang menjadi salah satu faktor utama pendorong kemenangan Trump dalam pemilihan umum. Semasa kampanye, Trump menegaskan akan membersihkan Washington dari para politikus korup. 


PM Inggris Theresa May. (Foto: AFP)

Setelah resmi dilantik pada 20 Januari, Trump mendapat ucapan selamat dari sejumlah tokoh dunia termasuk PM May. Menurut PM May, Trump memahami pentingnya Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO meski presiden Negeri Paman Sam itu menyebutnya sebagai organisasi usang. 

Selain PM May, Trump juga akan menemui Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto pada 31 Januari. Trump dan Pena Nieto berbicara via telepon dan sepakat bertemu untuk membicarakan perdagangan, keimigrasian dan keamanan. 

Semasa kampanye, Trump pernah berjanji membangun tembok besar di perbatasan AS-Meksiko. Ia bahkan yakin dapat membuat Meksiko sebagai pihak yang membayar biaya pembangunan. 

Kantor kepresidenan Meksiko mengatakan sang presiden telah mengucapkan selamat kepada Trump, dan bertekad membuka "dialog baru" dengan AS. 

Meksiko mengirim 85 persen dari ekspornya ke AS di bawah NAFTA, dan mekanisme ini terancam seiring janji Trump mencabut perjanjian dagang tersebut.


Presiden Pena Nieto dan Trump. (Foto: AFP)


(WIL)