Kanada Pulangkan Staf Diplomatik di Kuba

Arpan Rahman    •    Kamis, 31 Jan 2019 19:19 WIB
politik kanada
Kanada Pulangkan Staf Diplomatik di Kuba
Ilustrasi sakit (Foto:Medcom/M Rizal)

Ottawa: Kanada mengurangi staf diplomatiknya di Havana hingga setengahnya setelah banyak karyawan mengalami keluhan kesehatan yang tidak biasa. Pihak berwenang belum bisa secara jelas mengidentifikasi penyebabnya.

Pihak berwenang mengatakan setidaknya 14 orang menunjukkan gejala sakit kepala, pusing, mual, dan kesulitan berkonsentrasi. Tim medis telah memberikan penanganan yang dianggap diperlukan.

"Kanada akan terus memiliki kedutaan besar di Havana, Kuba, yang dipimpin oleh seorang duta besar. Layanan konsuler akan tersedia bagi warga Kanada di Kuba. Beberapa program lain mungkin akan disesuaikan," kata Kementerian Luar Negeri Kanada, seperti dilansir UPI, Kamis 31 Januari 2019.

Pemerintah Kanada mengatakan Kuba masih aman untuk para wisatawan. Mereka melihat tidak ada resiko yang berarti bagi para pelancong di sana. 

Pada Maret, Amerika Serikat mencurigai adanya serangan sonik yang menyerang karyawan kedutaannya di Kuba. Mereka menyatakan serangan misterius tersebut melukai setidaknya 25 karyawan kedutaannya di sana.

Menurut sebuah penelitian yang dirilis pada Desember, beberapa penderita mengalami kerusakan permanen di telinga bagian dalam mereka. Beberapa turis AS juga mengalami gejala yang sama.



(WAH)