Warga Kuba di Miami Merayakan Wafatnya Fidel Castro

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 26 Nov 2016 14:41 WIB
fidel castro wafat
Warga Kuba di Miami Merayakan Wafatnya Fidel Castro
Warga Miami di Amerika Serikat rayakan wafatnya Fidel Castro (Foto: MSNBC)

Metrotvnews.com, Miami: Wafatnya tokoh revolusi Kuba, Fidel Castro, tidak ditanggapi dengan kesedihan oleh warga Kuba yang bermukim di Miami, Amerika Serikat (AS).
 
 
Warga Kuba yang melarikan diri saat Castro berkuasa, turun ke jalan merayakan kematiannya. Mereka bahkan menari-nari seperti sebuah karnaval.
 
Seorang warga yang diwawancara oleh stasiun televis MSNBC mengaku sudah siap merayakan wafatnya pemimpin yang wafat di usia 90 tahun itu.
 
Ketika ditanya mengapa hari ini menjadi sangat penting, warga yang diwawancara itu menyebutkan bahwa dia sudah menunggu sangat lama.
 
"Kami sudah menderita selama bertahun-tahun. Jadi hari ini sangat penting," ujar seorang warga yang diwawancara oleh MSNBC, Sabtu (26/11/2016).
 
Warga itu bahkan memakai kaus yang bertulisan 'Tu Dia llego', yang berarti 'hari yang ditunggu sudah tiba'.
 
"Saya sudah memiliki kaus ini selama 20 tahun. Selama itu juga saya menunggu mengenakan kaus ini," pungkasnya.
 
Lahir di Biran, Kuba, 13 Agustus 1926, lalu, Fidel Castro berasal dari keluarga petani kaya. Dia dididik di sekolah Jesuit sebelum kuliah di Universitu of Havana jurusan hukum. 
 
Setelah bekerja sebagai pengacara selama tiga tahun, dia berencana untuk mencoba masuk ke parlemen pada 1952. Tetapi pemerintahan saat itu dijatuhkan oleh Jenderal Fulgencio Batista dalam sebuah kudeta.
 
Akibat kesehatan yang terus menurun, Castro menyerahkan kekuasannya kepada sang adik, Raul Castro pada 2008. Dia wafat pada Jumat 26 November pukul 22.29 malam waktu setempat.

 

 
(FJR)