Mantan Presiden Brasil Coba Hindari Vonis Penjara

Willy Haryono    •    Sabtu, 10 Feb 2018 17:00 WIB
politik brasil
Mantan Presiden Brasil Coba Hindari Vonis Penjara
Mantan presiden Brasil .Luiz Inacio Lula da Silva (Foto: AFP/NELSON ALMEIDA)

Brasilia: Mahkamah Agung Brasil menolak permohonan banding terbaru dari mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva untuk menghindari masuk ke penjara atas kasus korupsi. 

Namun, meski hakim Edson Fachin menolaknya, Lula masih memiliki kesempatan. Permohonan bandingnya akan dipelajari lebih lanjut oleh panel berisi sebelas hakim di masa mendatang.

"Keputusan oleh Hakim Fachin akan memberikan Mahkamah Agung Federal kesempatan menerapkan konstitusi, terutama terkait jaminan asas praduga tak bersalah hingga keputusan final dijatuhkan," ujar pengacara Lula, seperti dikutip AFP.

Lula melakukan segala cara untuk menghindari jeruji besi, sembari mencari kesempatan menjadi calon presiden dalam pemilihan umum tahun ini.

Sejumlah jajak pendapat menempatkan Lula di posisi teratas. Banyak warga Brasil mengingat jasanya mengangkat perekonomian negara dalam periode 2003-2010. 

Namun Lula tidak disukai 40 persen warga Brasil, yang menilainya bertanggung jawab atas banyaknya kasus korupsi di pemerintahan dalam empat tahun terakhir.

Bulan lalu, pria 72 tahun itu diperintahkan pengadilan untuk menjalani vonis 12 tahun penjara atas kasus korupsi. Dia dituduh menerima sebuah apartemen mewah di tepi pantai dalam skema suap oleh satu grup konstruksi.

Dalam hitungan hari usai vonis dijatuhkan, pengacara Lula berusaha menunda penerapan hukuman penjara. 

Meski usaha ini masih belum berhasil, Lula dan pengacaranya masih akan mencari celah dalam sistem hukum di Brasil.


(WIL)