Warga New York Rayakan Tahun Baru di Tengah Suhu Ekstrem

Arpan Rahman    •    Senin, 01 Jan 2018 18:43 WIB
tahun baru
Warga New York Rayakan Tahun Baru di Tengah Suhu Ekstrem
Warga New York merayakan malam pergantian tahun di New York Times Square di tengah suhu dingin ekstrem, 31 Desember 2017. (Foto: AFP/STEPHANIE KEITH)

New York: Warga Amerika Serikat, terutama di wilayah utara, merayakan pergantian tahun di tengah suhu dingin ekstrem, Minggu 31 Januari 2017. 

Di New York Times Square, sekitar dua juta orang mengenakan mantel tebal dan perlengkapan salju menjelang pergantian tahun di tengah udara terdingin dalam satu abad terakhir. 

Suhu di New York saat itu turun sampai sembilan derajat Fahrenheit atau minus 12,7 Celsius.

Orang-orang di New Orleans mengenakan topi pesta dan meniup terompet dengan diiringi musik jalanan dan atraksi lainnya. 

Sebagian besar wilayah AS dan Kanada dilanda cuaca dingin yang luar biasa.

Hader Ghulam, 27, mahasiswa asal Pakistan yang berbasis di Oklahoma, mengatakan kepada AFP bahwa dia siap menghadapi udara super dingin di Times Square.

Ia merasa "cukup aman" karena polisi memberlakukan pengamanan ekstra.

Mereka yang merayakan malam pergantian tahun dikelilingi polisi. Pengamanan ketat dilakukan setelah terjadinya dua serangan kelompok terinspirasi Islamic State (ISIS) yang baru-baru ini terjadi di kota tersebut.

Barikade dan truk berisi pasir disiagakan di tempat, lebih dari 20 ruas jalan ditutup, dan anjing penjinak bom membantu lebih banyak petugas patroli di lapangan.


(WIL)