Dianggap Tak Lawan Teror, AS Kurangi Bantuan ke Pakistan

Sonya Michaella    •    Rabu, 23 Aug 2017 07:38 WIB
afghanistanpemerintahan as
Dianggap Tak Lawan Teror, AS Kurangi Bantuan ke Pakistan
Menlu AS, Rex TIllerson. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Amerika Serikat (AS) tampaknya serius menancapkan strategi baru di Afghanistan. Baru saja, AS mengumumkan akan mengurangi bantuannya ke Pakistan untuk lebih fokus ke Afghanistan.

Sehari setelah Presiden AS Donald Trump berkomitmen untuk berbuat lebih banyak di Afghanistan, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan, hubungan AS dan Pakistan tergantung dari usahanya melawan terorisme.

"Kami akan mengkondisikan dukungan kami untuk Pakistan untuk lebih membantu Afghanistan," ucap Tillerson, seperti dikutip Guardian, Rabu 23 Agustus 2017.

AS merasa frustasi di mana mereka melihat Pakistan enggan untuk bertindak melawan kelompok militan, seperti Taliban dan jaringan Haqqani.

Dua kelompok teroris ini dipercaya memanfaatkan sejumlah tempat di Islamabad untuk bersembunyi dan melancarkan serangan ke Afghanistan, yang memang letaknya tak jauh dari negara tersebut.

Sementara itu, Pakistan membantahnya dengan mengklaim bahwa mereka juga memerangi kelompok militan di Afghanistan.

"Kami masih mempertimbangkan untuk menarik status Pakistan sebagai sekutu utama non-NATO, jika kerja sama tidak membaik," sebutnya.

"Kami memiliki beberapa 'pengaruh' yang telah dibahas dalam hal seperti jumlah bantuan militer yang kami berikan kepada mereka, semua bisa diletakkan di atas meja," tegas mantan bos ExxonMobil ini.

Trump mengumumkan strateginya di Afghanistan, pada Selasa pagi. Dia berkata, AS harus terus berjuang di Afghanistan dan mereka tidak dapat lagi tinggal diam mengenai perlindungan Pakistan bagi beberapa organisasi teroris.
 
Dia juga berbicara tentang memberi lebih banyak wewenang kepada pasukan di lapangan. "Kami juga akan memperluas wewenang angkatan bersenjata Amerika buat menargetkan jaringan teroris dan kriminal yang menebar kekerasan dan kekacauan di seluruh Afghanistan," kata presiden AS.
 
Dia membubuhkan bahwa misi mereka di Afghanistan untuk melenyapkan teroris.
 
Beberapa jam menyusul pengumuman tersebut, Taliban bereaksi terhadap strategi AS yang baru. Mereka mengklaim akan terus berjuang selama pasukan Amerika masih bercokol di Afghanistan.



(FJR)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

6 hours Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA