Sekjen PBB Puji Peran Menlu RI dalam Redakan Krisis Rakhine

Sonya Michaella    •    Sabtu, 30 Sep 2017 08:32 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Sekjen PBB Puji Peran Menlu RI dalam Redakan Krisis Rakhine
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Sekjen PBB Antonio Guterres di New York. (Foto: Dok. Kemlu RI)

Metrotvnews.com, New York: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendulang pujian dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait diplomasinya untuk meredakan krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar.

"Saya hargai peran penting Menlu RI Retno Marsudi, yang telah mendorong pendekatan yang sejalan dengan tiga langkah yang telah saya tegaskan, dan juga yang didorong oleh banyak negara," kata Sekjen PBB Antonio Guterres.

Pujian ini dilontarkannya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas perkembangan terakhir di Myanmar.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI kepada Metrotvnews.com, Sabtu 30 September 2017, Guterres menyampaikan bahwa situasi di lapangan semakin memburuk sejak serangan yang dilakukan oleh kelompok ARSA terhadap aparat keamanan Myanmar. 

Untuk itu, sejalan dengan formula 4+1 yang telah disampaikan Menlu RI kepada Pemerintah Myanmar awal September 2017, Sekjen PBB  menegaskan tiga langkah yang perlu segera diambil pemerintah Myanmar, yaitu mengakhiri operasi militer, buka akses bantuan kemanusiaan, dan pemulangan kembali pengungsi Rohingya di Bangladesh ke Myanmar. 

Selain Sekjen PBB, anggota Dewan Keamanan PBB lain juga secara khusus menyampaikan penghargaan peran Menlu RI dan Indonesia seperti Swedia dan Inggris. Selain itu Senegal dan Kazakhstan juga menghargai peran ASEAN dalam mencari solusi untuk isu Myanmar.

Lebih lanjut, pembahasan Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB juga menyerukan agar Myanmar membuka jalur dialog dan kerjasama dengan Bangladesh untuk menyelesaikan masalah pemulangan pengungsi dari Rakhine State. 

Situasi di Rakhine State Myanmar menjadi perhatian negara-negara anggota PBB dalam beberapa minggu terkahir. Dalam berbagai kesempatan selama Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Retno terus dimintakan masukan terkait upaya yang dapat dilakukan komunitas internasional untuk pemberian bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rakhine State.





(FJR)