Kelompok Pemberontak Terakhir Kolombia Memulai Gencatan Senjata

Arpan Rahman    •    Minggu, 01 Oct 2017 19:01 WIB
kolombia
Kelompok Pemberontak Terakhir Kolombia Memulai Gencatan Senjata
Kepala perunding pemerintah Kolombia Juan Camilo Restrepo (kanan) dengan ketua juru runding ELN Pablo Beltran. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bogota: Setelah setengah abad berseteru, tentara Kolombia dan kelompok gerilyawan terakhir di negara itu, ELN, memulai perjanjian gencatan senjata bersejarah yang berlaku untuk sementara.

Gencatan senjata awal antara pemberontak Tentara Pembebasan Nasional dan pasukan pemerintah, dimulai pada Sabtu 30 September tengah malam. Gencatan senjata dijadwalkan berlangsung hingga 9 Januari tahun depan.

Demikian isi kesepakatan antara kepala perunding pemerintah Kolombia Juan Camilo Restrepo dengan ketua juru runding ELN Pablo Beltran. Kesepakatan disaksikan Presiden Ekuador Lenin Moreno.

Ini merupakan pencapaian terpenting dari perundingan damai yang dilakukan dua kubu Kolombia di Quito, Ekuador, sejak Februari lalu. Gencatan senjata bertujuan mengakhiri konflik bersenjata berkepanjangan di Kolombia.

"Mulai saat ini, dan seperti yang dikatakan Komandan Nicolas Rodriguez, ELN akan sepenuhnya melaksanakan gencatan senjata bilateral," tulis kelompok pemberontak tersebut di Twitter, sesaat setelah lewat tengah malam, seperti dinukil AFP, Minggu 1 Oktober 2017.

Rodriguez sebelumnya memerintahkan pasukannya agar "menghentikan semua jenis kegiatan ofensif demi mematuhi gencatan senjata bilateral." Pasukan Kolombia juga diperintahkan menangguhkan operasi terhadap gerilyawan di saat yang bersamaan.

Gerilyawan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) telah mencapai kesepakatan damai dengan pemerintahan Kolombia di bawah Presiden Juan Manuel Santos tahun lalu.


(WIL)