Rusuh Berkepanjangan di Venezuela, Dubes RI: Semua WNI Aman

Sonya Michaella    •    Senin, 18 Sep 2017 11:15 WIB
konflik venezuelaperlindungan wni
Rusuh Berkepanjangan di Venezuela, Dubes RI: Semua WNI Aman
Demo yang bekepanjangan di Venezuela. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kerusuhan akibat krisis ekonomi yang terjadi di Venezuela belum mereda hingga sekarang. Penjarahan masih terjadi di mana-mana, terutama di ibu kota Caracas.

Namun, Duta Besar RI untuk Venezuela, Mohammad Luthfie Witto'eng mengonfirmasi bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dan juga keluarga KBRI Caracas dalam keadaan aman hingga saat ini.

"WNI di Venezuela kebetulan tidak banyak, hanya 63 orang. Itupun sebagian besar adalah keluarga KBRI. Tapi semuanya dalam keadaan baik," kata Dubes Luthfie, ketika dihubungi oleh Metrotvnews.com, Senin 18 September 2017.

Dikatakan, memang lokasi KBRI Caracas dan Wisma Indonesia berada di lokasi dengan mayoritas oposisi di mana demonstrasi kerap terjadi.

"Jadi kalau ada demo, jalan utama ke arah KBRI pasti ditutup. Sering staf kami masuk kantor harus naik ojek atau jalan kaki," tutur dia.

Penjelasan Dubes Luthfie juga senada dengan pemberitaan di media-media internasional di mana wilayah yang dikuasai oposisi pasti lumpuh total, seperti tidak ada transportasi, toko-toko tutup, dan tindak kriminal juga meningkat, misalnya penjarahan.

Terhitung, sudah empat bulan lamanya situasi mencekam seperti ini terjadi di Venezuela. Demo yang juga mendesak agar Presiden Nicolas Maduro turun dari jabatannya ini menyebabkan lebih dari 150 orang tewas.

"Aktivitas malam dipastikan sudah lumpuh, kira-kira di atas jam 18.00 sore. Jadi kami juga mengimbau WNI di sini, kalau pulang kantor, ya sudah tidak usah bepergian ke mana-mana lagi," ungkap Dubes Luthfie.

"Ekonomi juga belum membaik. Apalagi setelah adanya sanksi dari Amerika. Bahan-bahan makanan masih terbatas. Antrean panjang masyarakat untuk mendapatkan makanan dan obat masih terlihat di mana-mana," sebutnya.

Ia menambahkan, kondisi sekarang bisa dikatakan sedikit lebih baik, namun belum dikatakan betul-betul aman. Masyarakat setempat pun masih trauma dan khawatir terutama dengan adanya ancaman intervensi dari militer Amerika Serikat.





(WAH)


Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

7 hours Ago

Pompeo berterima kasih kepada Raja Salman karena mendukung penyelidikan transparan pencarian Jamal…

BERITA LAINNYA