Lecehkan Gadis Imigran, Petugas Imigrasi AS Ditangkap

Arpan Rahman    •    Kamis, 02 Aug 2018 17:15 WIB
imigran gelappelecehan seksual
Lecehkan Gadis Imigran, Petugas Imigrasi AS Ditangkap
Ilustrasi oleh Medcom

Arizona: Seorang petugas di pusat penahanan imigrasi di Arizona telah ditangkap karena menganiaya seorang anak yang ditahan di fasilitas tersebut.
 
Fernando Magaz Negrete, 32, ditangkap Selasa dan menghadapi tuduhan penganiayaan anak-anak, pelecehan seksual dan serangan yang menyakiti, Arizona Republic melaporkan.
 
Menurut laporan polisi, seorang gadis berusia 16 tahun berkata dia melihat Negrete "berciuman dan meraba-raba" seorang wanita berusia 14 tahun yang berada di sel yang sama, KPHO-TV melaporkan.
 
Korban mengaku kepada polisi bahwa Negrete mencium bibirnya dan dia "mendorongnya dan melarikan diri". Tetapi petugas itu kembali beberapa kali.
 
Polisi mengatakan, video pengawasan mendukung pengakuan itu dan menunjukkan Negrete kembali ke kamar "beberapa kali sepanjang malam" pada 27 Juni. Tapi rekaman kamera tidak menunjukkan apa yang terjadi di dalam sel.
 
Dilansir UPI, Kamis 2 Agustus 2018, ketika dikonfrontir oleh polisi, Negrete mengaku kepada detektif bahwa dia mencium dan menyentuh korban.
 
Insiden itu terjadi di sebuah fasilitas yang dikelola oleh Southwest Key, perusahaan swasta yang menangani fasilitas tahanan remaja dan pusat penahanan imigran anak di seluruh negeri.
 
Menurut penyelidikan ProPublica baru-baru ini, muncul beberapa tuduhan penganiayaan anak-anak di fasilitas Southwest Key sejak 2014.
 
Pada Rabu, anggota DPR Ruben Gallego, dari Partai Demokrat dapil Arizona, menulis surat kepada kepala Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Ia mendesak penyelidikan untuk memastikan apakah Southwest Key dan kontraktor pusat penahanan imigrasi lainnya "mengambil langkah yang tepat demi mencegah dan menanggapi insiden pelecehan seksual yang melibatkan anak-anak imigran."


(FJR)