Protes Kebijakan Trump, Perempuan AS Panjat Patung Liberty

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 05 Jul 2018 10:24 WIB
amerika serikatkebijakan imigrasi
Protes Kebijakan Trump, Perempuan AS Panjat Patung Liberty
Polisi menyelamatkan wanita yang panjat Patung Liberty. (Foto: AFP).

Washington: Tepat di Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) ke-242, seorang wanita nekat memanjat Patung Liberty. Aksinya dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan Presiden Donald Trump terhadap imigran.

Mengenakan kaos bertuliskan 'Bangkit dan Lawan', perempuan itu menjadi simbol suara agar anak dan orangtua imigran bersatu kembali.

Aksi tersebut membahayakan dirinya sendiri. Hal ini membuat petugas penyelamat memaksa untuk mengevakuasinya. "Dia menolak (dievakuasi). Tidak mendengarkan peringatan kami. Dia tidak akan turun hanya dengan perintah suara saja," ujar juru bicara National Park Service, Jerry Willis kepada AFP, Kamis 5 Juli 2018.

Usai berhasil dievakuasi, perempuan tersebut dijebloskan ke ruang tahanan. Menurut Willis, perempuan anonim itu menghadapi beberapa tuduhan federal, termasuk pelanggaran dan perilaku tidak tertib.

"Kami berasumsi dia melakukan protes," ungkap Willis berdasarkan pernyataan perempuan itu kepada polisi.

Aksi nekatnya memanjat Patung Liberty dilakukan hingga empat jam. Dia akhirnya mau turun menggunakan kabel usai dibujuk polisi.

Saksi mata mengatakan wanita itu berjalan dari satu sisi ke sisi lain di patung tersebut. Sementara itu, media lokal melaporkan perempuan tersebut berada di antara demonstran menentang kebijakan imigrasi Trump.

Meski demikian, kelompok Rise and Resist New York City mengatakan wanita itu bukan bagian dari kelompok mereka.


(FJR)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

26 minutes Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA