Teman Pelaku Pembunuhan Las Vegas Keturunan Filipina

Sonya Michaella    •    Selasa, 03 Oct 2017 08:33 WIB
penembakan as
Teman Pelaku Pembunuhan Las Vegas Keturunan Filipina
Lokasi penembakan terjadi di sebelah Hotel Mandalay Bay, Las Vegas. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Las Vegas: Sempat beredar kabar bahwa teman dari pelaku pembunuhan brutal di Las Vegas adalah wanita keturunan Indonesia. Namun, berita ini disanggah oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Las Vegas.

"Ada kabar seperti itu, pertama dari media sini (Las Vegas). Tetapi setelah dikoreksi, wanita itu bukan keturunan Indonesia, namun keturunan Filipina," kata Lia Yasmin, seorang WNI di Las Vegas, dalam sambungan telepon di Headline News Metro TV, Selasa 3 Oktober 2017. 

Dikutip dari USA Today, wanita ini bernama Marilou Danley dan saat ini dikabarkan sedang berada di Filipina. 


Marilou Danley/ (Foto: LVMPD)

"Marilou Danley sudah tidak ada lagi berada di Daftar Pencarian Orang," ujar Kepolisian Metro Las Vegas, kemarin.

Danley disebut kepolisian Las Vegas sebagai warga Australia yang tinggal di Gold Coast selama lebih dari satu dekade. Ia diyakini tidak terlibat dalam penembakan walau menjadi pendamping -- beberapa menyebutnya kekasih -- dari pelaku yang bernama Stephen Paddock.

Polisi menemukan Danley pada Senin malam waktu Australia, beberapa jam setelah Paddock menembak secara membabi-buta ke arah kerumunan penonton konser Route 91 Harvest. Paddock menembakkan senjatanya dari lantai 32 Hotel Mandala Bay. 

Sementara, menurut media Australia, Danley adalah warga negara Australia yang lahir di Filipina. 

Di Amerika, Danley mencantumkan sebuah unit kondominium mewah di pusat kota Reno sebagai alamatnya. Diketahui, Paddock juga tinggal di situ. 

Catatan pengadilan menunjukkan bahwa dia mulai tinggal di alamat tersebut pada bulan Agustus 2013. Lalu, Paddock menjual kondominium tersebut pada bulan Desember 2016





(WIL)