Aparat Sulit Tentukan Motif Pelaku Penembakan di Las Vegas

Arpan Rahman    •    Kamis, 05 Oct 2017 21:03 WIB
penembakan as
Aparat Sulit Tentukan Motif Pelaku Penembakan di Las Vegas
Penembakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada akhir pekan lalu menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai sekira 500 lainnya. (Foto:AFP)

Metrotvnews.com, Las Vegas: Aparat masih mengalami kesulitan dalam menentukan motif Stephen Paddock, pelaku tunggal dalam insiden penembakan di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) dengan jumlah korban tewas lebih dari 50 orang.

Mayoritas pelaku pembunuhan massal meninggalkan jejak yang membantu penyidik ??dalam memahami kasus. Paddock memiliki kehidupan yang tertutup baik di lingkungan sekitarnya maupun di media sosial.

"Kita belum sampai menentukan motifnya. Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Wakil Direktur FBI Andrew McCabe, dikutip Associated Press, Kamis 5 Oktober 2017.

Para penyidik ??memusatkan perhatian pada catatan pembelian senjata yang dilakukan oleh Paddoc. Mereja mempertanyakan kemungkinan gangguan jiwa yang diderita pria berusia 64 tahun tesebut.

Paddock membunuh lebih dari 50 orang dan melukai 500 lainya akhir pekan lalu. Dia menembaki sebuah festival musik country dari sebuah kamar di lantai 32 di resor kasino Mandalay Bay.

Paddock diketahui hidup sebagai seorang penjudi profesional di Las Vegas. Dia dilaporkan sama sekali tidak memiliki catatan kriminal peristiwa penembakan.

Sheriff Clark County, Joseph Lombardo berkata bahwa Paddock pasti mendapat bantuan untuk aksinya mengingat gudang senjata yang penuh bahan peledak ditemukan di mobilnya. 

"Dia tidak pernah mengatakan apapun kepada saya atau mengambil tindakan apapun yang mengindikasikan bahwa sesuatu yang mengerikan seperti ini akan terjadi," kata kekasihnya Marilou Danley, 62 dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh pengacaranya, di luar kantor pusat FBI di Los Angeles.

Danley beberapa hari yang lalu kembali ke AS dari Filipina dan kini dalam pemeriksaan intensif FBI.


(WAH)