Makan Malam di Restoran, Trump Kecoh Wartawan

Arpan Rahman    •    Rabu, 16 Nov 2016 18:43 WIB
pemilu as
Makan Malam di Restoran, Trump Kecoh Wartawan
Donald Trump lari dari kejaran wartawan untuk menikmati steak (Foto: Daily Mail)

Metrotvnews.com, New York: Donald Trump melanggar protokol kepresidenan dan memperdaya rombongan pers untuk makan malam bersama keluarga di restoran New York yang terkenal dengan steaknya, 21 Club. Kehadirannya disambut tepuk tangan meriah pada Selasa 15 November.
 
Suasana hati yang amat pahit terasa di rombongan pers yang bekerja mengikuti ke mana pun Presiden terpilih, sewaktu mereka diberitahu bahwa beliau akan tetap tinggal di Trump Tower semalaman dan mereka boleh pulang.
 
Tapi, 45 menit kemudian, Trump -- bersama Ivanka, Melania, Eric dan Jared Kushner -- meninggalkan menara dalam iring-iringan meriah, mau makan di restoran yang sama di mana ia merayakan pesta setelah pernikahan dengan Melania.
 
Menurut Daily Mail, Rabu (16/11/2016), apa yang ditunjukkan Trump layaknya semangat pemberontakan atas kemenangan dalam pilpres. Namun, menurut para kritikus, itu tanda bahwa dirinya tidak mau diatur dan tidak nyaman dengan pengawasan terhadap kepresidenannya.
 
Trump, yang sering terbang pulang ke New York hanya untuk tidur saat kampanye, telah menyiratkan bahwa ia mungkin membagi waktunya antara Washington dan New York setelah berkuasa. Ia seperti tidak nyaman dengan gangguan hidupnya gara-gara jadi presiden.
 
Pada sejumlah kesempatan selama kampanye, ia mencampakkan wartawan, yang disuruh terbang terpisah, tidak seperti tim Hillary Clinton.
 
Selama tujuh hari terakhir, muncul laporan bahwa timnya berantakan dan tidak siap untuk proses transisi. Jadi bukan kejutan besar setelah Trump menyampaikan lewat humasnya Hope Hicks bahwa ia bermalam di Trump Tower, ia malah menyelinap pergi makan malam di restoran favorit.

Ini kejutan buat Hicks, yang mengaku tidak tahu ketika dia mengatakan kepada wartawan bahwa mereka bisa pulang, lalu bosnya sendiri melanggar protokol.
 
Iring-iringan besar -- dengan setidaknya selusin kendaraan dan ambulans, semuanya menyalakan lampu -- terlihat meninggalkan Trump Tower.
 
Lima menit setelah itu, seorang reporter Bloomberg -- yang kebetulan ada di restoran, sedang rehat kerja -- menyebar tweet: 'foto Trump masuk restoran disambut tepuk tangan para tamu'.
 
Kelompok pers menanggapi tweet itu dan bergerak ke 21 Club, tapi mendapati kawasan sekitar telah ditutup polisi. Kericuhan timbul bahkan jadi kacau tatkala hanya sekelompok kecil wartawan -- yang memiliki kartu pers NYC -- diizinkan menunggu di luar restoran.
 
Mereka yang tidak diperkenankan -- termasuk beberapa anggota rombongan pers pribadinya -- terpaksa menunggu di pinggir jalan di mana penglihatan mereka terhalang sebuah tempat sampah.
 
Hicks mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak menyadari rencana makan malam Trump seperti halnya mereka. Seraya berjanji bahwa hal ini bukan sebuah tanda yang kelak akan biasa terjadi, tapi cuma kekeliruan kecil saja ketika mereka memisahkan diri dari kelompok pers kepresidenan.
 
Pada pukul 21:38 waktu setempat, rombongan pers mengintip dari dekat tempat sampah dan menyaksikan Ivanka Trump dan suaminya, Jared Kushner, masuk ke mobil SUV.
 
Salah seorang wartawan mendekat lalu bertanya apakah mereka menikmati makan malam, dan Ivanka Trump tersenyum. Setelah itu, iring-iringan mobil berlalu.
 
Trump memberi gestur perpisahan di luar restoran setelah makan malam mereka. Konvoi mobil Presiden terpilih tampak kembali ke Trump Tower setelah pergi selama dua jam lewat sepuluh menit.
 
Belum diketahui apa Presiden terpilih yang memutuskan sendiri untuk keluar makan malam, tapi dia memang terkenal sebagai penggemar stik. Kepergiannya menjadi kali pertama dia turun dari menara itu sejak kembali dari Washington, pada Kamis 10 November. 
 
Tim transisi Trump diketahui telah dua kali terguncang sejak Jumat 11 November. Gubernur New Jersey Chris Christie diturunkan hari itu dari jabatan ketua transisi menjadi salah satu di antara beberapa wakil ketua. Mantan Anggota Kongres Mike Rogers, seorang penasehat utama keamanan nasional untuk Trump, tiba-tiba memutuskan hubungan dengan presiden terpilih dan timnya.
 
Meskipun muncul laporan bahwa tim transisi dalam kekacauan total, Wakil Presiden terpilih Mike Pence berkata kepada wartawan sore itu juga tatkala ia meninggalkan markas di Manhattan 'keadaan baik-baik saja.'
 
Hicks mengatakan kepada wartawan bahwa makan malam dadakan ini bukanlah tanda sebuah kebiasaan akan berlaku.
 
Kelompok pers kepresidenan belum diatur, kilahnya. "Pers akan memiliki akses yang sama ke Trump sebagaimana Presiden lainnya," dia berjanji. "Presiden tidak berniat menjauhkan diri dari pers," pungkasnya.

(FJR)