Ayah Otto Warmbier akan Hadir di Olimpiade Pyeongchang

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 06 Feb 2018 11:27 WIB
amerika serikat
Ayah Otto Warmbier akan Hadir di Olimpiade Pyeongchang
Orangtua Otto Warmbier akan jadi delegasi AS di Olimpiade Pyeongchang. (Foto: AFP).

Washington: Ayah mahasiswa Amerika Serikat (AS) yang meninggal usai dibebaskan dari penjara Korea Utara (Korut) akan menjadi salah satu anggota delegasi AS di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan (Korsel).

Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan, Fred, ayah Otto Warmbier, akan menjadi pengingat dunia atas apa yang dilakukan Korut atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

"Sebuah kehormatan Fred Warmbier, ayah Otto Warmbier, akan bergabung dengan kita di @pyeongchang2018 di Korea Selatan. Dia dan istrinya akan mengingatkan dunia atas kekejaman yang terjadi di Korea Utara," ucap Pence lewat akun Twitter, seperti dikutip dari BBC, Selasa 6 Februari 2018.

"Seperti yang diucapkan Presiden, kami berjanji akan menghormati dan mengenang Otto dengan tekad Amerika," imbuhnya.

Menyertakan Warmbier dalam delegasi, AS sepertinya hendak memberi tekanan kepada Korut. Hal ini digunakan untuk menekan ambisi senjata nukir Pyongyang.

Pekan lalu, orangtua Warmbier hadir dalam pidato kenegaraan pertama Presiden AS Donald Trump.

"Anda adalah saksi kuat untuk ancaman yang mengancam dunia kita, dan kekuatan Anda benar-benar mengilhami kami semua," ucap Trump kepada Fred dan Cindy Warmbier dan anak-anak mereka Austin serta Greta.

"Malam ini kami berjanji akan menghormati dan mengingat Otto dengan tekad total Amerika," tambah dia.

Sebelumnya, dalam pidato yang sama, Trump juga memuji pembelot Korut yang melarikan diri dari negara asalnya.

Otto Warmbier merupakan mahasiswa University of Virginia yang ditahan di penjara Korut. Dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa di Korut dengan tuduhan mencuri tanda hotel.

Dia dilepaskan lantaran sakit yang disebabkan bakteri. Tak lama usai dipulangkan, Warmbier meninggal dunia.

Sementara itu, Pence akan berangkat pada Senin mendatang. Dia akan melakukan perjalanan lima hari ke Korsel dan Jepang.


(WIL)