Kelompok Pemberontak Kolombia Bunuh Seorang Tawanan Rusia

Willy Haryono    •    Minggu, 03 Sep 2017 08:10 WIB
kolombia
Kelompok Pemberontak Kolombia Bunuh Seorang Tawanan Rusia
ELN dibentuk pada 1964. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bogota: Grup pemberontak Kolombia bernama ELN mengklaim telah membunuh seorang tawanan asal Rusia yang berusaha melarikan diri. 

ELN mengatakan Arsen Voskanyan, seorang warga negara Rusia dengan garis keturunan Armenia, ditembak mati pada April lalu. Dia diculik pada November tahun lalu, karena ELN menuduhnya sedang mengumpulkan katak beracun untuk diselundupkan ke luar negeri. 

Meski sedang berdialog damai dengan pemerintah Kolombia, ELN mengaku belum akan menghentikan aktivitas penculikannya dalam waktu dekat. 

Selama ini ELN, atau Pasukan Pembebasan Nasional, mendanai operasional mereka dari uang tebusan penculikan. 

Seperti dikutip BBC, Sabtu 2 September 2017, pengumuman kematian Voskanyan muncul di akhir putaran ketiga negosiasi damai ELN dengan pemerintah, yang sudah dimulai sejak Februari lalu. 

Menurut pengakuan ELN, Voskanyan dibawa ke area hutan terpencil di Kolombia untuk selanjutnya diserahkan ke delegasi Palang Merah dan dinyatakan bebas. 

Namun ELN menyebut Voskanyan tiba-tiba mengambil granat dari salah satu militan dan mencoba melarikan diri. ELN pun menembak mati Voskanyan. Pengakuan ELN belum dapat diverifikasi pemerintah Kolombia. 

Pemerintah Kolombia dan ELN berharap dapat mengulang kesuksesan negosiasi damai seperti yang sudah terjadi dengan FARC. 

Setelah empat tahun berdialog, Kolombia dan FARC akhirnya menandatangani perjanjian damai pada November 2016.


(WIL)