Trump Pertimbangkan Perpanjang Masa Peninjauan Sanksi Sudan

Fajar Nugraha    •    Rabu, 12 Jul 2017 16:01 WIB
konflik sudan
Trump Pertimbangkan Perpanjang Masa Peninjauan Sanksi Sudan
Trump memilih memperpanjang batas waktu tiga bulan mengenai pencabutan sanksi terhadap Sudan. (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa 11 Juli, memilih memperpanjang batas waktu tiga bulan mengenai pencabutan sanksi terhadap Sudan. Trump mengatakan bahwa dibutuhkan waktu yang lebih banyak untuk meninjaunya.
 
Trump akan memberikan keputusan apakah akan secara permanen mencabut sanksi Washington terhadap Sudan setelah pendahulunya Barack Obama telah memperingan embargo pada Januari, namun Khartoum terus melakukan periode peninjauan selama enam bulan.
 
Dalam perintah eksekutifnya, Trump mengubah batas waktu menjadi 12 Oktober 2017. Obama membuat pengangkatan sanksi permanen bergantung pada perkembangan Khartoum di lima bidang, yang menjadi perhatian pada akhir periode peninjauan.
 
"Pemerintah Sudan telah membuat kemajuan. Saya memutuskan akan ada lebih banyak waktu yang diperlukan dalam tinjauan ini, untuk memperlihatkan bahwa Pemerintah Sudan telah menunjukkan tindakan positif yang cukup di semua area tersebut," ungkap Trump, seperti dikutip AFP pada Rabu, 12 Juli 2017.
 
Washington memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi yang kompleks di Sudan pada 1997 karena tuduhan mendukung kelompok militan.
 
Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, yang tewas dalam serangan komando AS di Pakistan pada tahun 2011, berbasis di Khartoum dari 1992 sampai 1996.
 
Washington juga membenarkan embargo tersebut dengan dugaan taktik membumihanguskan yang dilakukan oleh Khartoum melawan pemberontak etnis minoritas di Darfur yang sedang dilanda perang.
 
Perseriktan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan setidaknya 300.000 orang terbunuh dan 2,5 juta orang mengungsi sejak konflik brutal yang terjadi di Darfur pada 2003.
 
Sebelum Trump mengambil keputusan, PBB mengatakan bahwa pihaknya berharap AS akan membuat 'keputusan yang positif' mengenai sanksi terhadap Sudan, dengan mengizinkan lebih banyak akses bantuan kemanusiaan melintasi zona perang sebagaimana yang diinginkan.
 
Memberikan akses lebih banyak kepada pekerja kemanusiaan adalah satu dari lima kondisi yang harus dipastikan oleh Obama bahwa Sudan harus bertemu sebelum sanksi tersebut dapat dicabut secara permanen. (Lidya Suzana)



(FJR)