George HW Bush Mengaku Memilih Clinton di Pilpres 2016

Willy Haryono    •    Minggu, 05 Nov 2017 14:04 WIB
donald trumppemerintahan as
George HW Bush Mengaku Memilih Clinton di Pilpres 2016
George W Bush (kiri) bersama sang ayah, George HW Bush. (Foto: AFP/Getty)

Metrotvnews.com, Washington: Mantan presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, George HW Bush, mengaku memilih Hillary Clinton dalam pemilihan umum presiden 2016. Ia juga menyebut rival Hillary, Donald Trump, sebagai "blowhard."

Anak George HW Bush, George W Bush, mengaku khawatir "saya akan menjadi presiden terakhir dari Republik." Ucapan dilontarkan meski Trump juga diusung Republik.

"Orang ini tidak tahu arti sesungguhnya dari menjadi seorang presiden," ujar George W Bush, seperti dikutip BBC, Minggu 5 November 2017.

Komentar dua mantan presiden itu muncul di sebuah buku yang diterbitkan di AS. 

"Blowhard" adalah kata tidak baku, merujuk pada seseorang yang sering memamerkan sesuatu atau sering melontarkan cercaan. Menurut Kamus Inggris OXford, kata ini biasanya digunakan untuk mengejek seseorang. 

"Saya tidak menyukai dirinya. Saya tidak tahu banyak mengenai dirinya, tapi saya tahu dia itu blowhard. Saya tidak terlalu senang dia menjadi pemimpin," ucap George HW Bush, yang menjadi presiden AS periode 1989-1993. 

Ia mengatakan kepada penulis buku tersebut, Mark Updegrove, bahwa dirinya merasa Trump mencalonkan diri menjadi presiden hanya karena memiliki "ego tertentu." Pernyataan ini dilaporkan sejumlah kantor berita seperti CNN dan New York Times

Menambahkan pernyataan sang ayah, George W Bush, menyebut Trump tidak tahu arti menjadi seorang presiden. "Anda bisa saja mengeksploitasi kemarahan dan menyulutnya, atau Anda juga bisa mencari ide-ide untuk mengatasinya," kata dia. 

Dalam pilpres 2016, kedua tokoh itu sama-sama tidak mendukung Trump. Namun dalam buku terbarunya, George HW Bush mengaku memilih Clinton. 

Sementara George W Bush mengaku meninggalkan bilik suara tanpa memilih siapapun.


(WIL)