Trump Siap Berbicara dengan Kim Jong-un via Telepon

Willy Haryono    •    Minggu, 07 Jan 2018 09:32 WIB
donald trumppemerintahan as
Trump Siap Berbicara dengan Kim Jong-un via Telepon
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Maryland: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku "benar-benar" bersedia berbicara dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un via telepon. Pernyataan disampaikan kepada awak media di tempat peristirahatan presiden di Camp David, Maryland, Sabtu 6 Januari 2018. 

"Tentu saja, saya akan melakukan itu," kata Trump, seperti dikutip Telegraph. "Saya sama sekali tidak ada masalah dengan itu."

Jumat kemarin, Korut bersedia menggelar dialog resmi dengan Korea Selatan pekan depan. Ini merupakan kesepakatan pertama dalam dua tahun terakhir. 

Kesepakatan terjadi beberapa jam usai AS dan Korsel menunda latihan militer gabungan yang selama ini selalu membuat Korut geram. 

Dialog diyakini meliputi hubungan kedua Korea dan Olimpiade Musim Dingin, yang akan digelar di Korsel bulan depan. Trump mengapresiasi terobosan ini dan meyakini dialog dapat menurunkan ketegangan di Semenanjung Korea. 

Baca: Korut-Korsel Gelar Dialog di DMZ Pekan Depan

"Saat ini, mereka membicarakan Olimpiade. Ini adalah permulaan yang besar. Jika saya tidak terlibat, mereka tidak akan berbicara saat ini," klaim Trump. 

"Kim tahu saya tidak main-main. Tidak sama sekali, bahkan satu persen pun tidak. Dia tahu itu," kata Trump tanpa menjelaskan lebih jauh. 

Menurut Trump, hasil positif dari dialog kedua Korea akan menjadi sesuatu yang baik bagi perkembangan di Semenanjung Korea. 

"Akan menjadi sesuatu yang hebat juga bagi kemanusiaan, sesuatu yang hebat bagi seluruh dunia," ungkap Trump. 

Perwakilan Korut untuk Komite Olimpiade Internasional telah menyatakan pihaknya kemungkinan akan mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin. Kim juga mengatakan demikian dalam pidatonya di awal tahun.


(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

4 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA