Bantuan Lambat, Warga Haiti Jarah Truk PBB

Sonya Michaella    •    Senin, 17 Oct 2016 13:42 WIB
badai matthew
Bantuan Lambat, Warga Haiti Jarah Truk PBB
Warga Haiti berebut dan menjarah truk bantuan PBB yang baru datang (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Port Au Prince: Penjarahan dan konflik terjadi di antara warga Haiti ketika truk bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tiba di wilayah yang paling parah terkena serangan badai Matthew tersebut.

Pasalnya, makanan, obat-obatan dan bantuan penting lainnya terlambat datang karena sulitnya menjangkau daerah. Sehingga, beberapa truk yang datang langsung direbutkan para warga Haiti.

"Ini jelas menjadi perhatian untuk koordinasi dan pengiriman bantuan. Respon harus fokus pada keamanan. Kami harus bisa membuka jalan untuk membantu mereka," kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Haiti, Mourad Wahba, seperti dikutip AFP, Senin (17/10/2016).

Menurut laporan, sebuah truk Program Pangan Dunia yang berada di bawah naungan PBB dijarah warga di pintu masuk di kota pelabuhan Les Cayes, salah satu wilayah yang paling terdampak badai Matthew.

Penjarahan ini terjadi sesaat sebelum Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon tiba di Haiti menggunakan helikopter.

PBB memperkirakan sedikitnya ada 1,4 juta orang dari negara miskin ini membutuhkan bantuan mendesak.

Akibat badai Matthew, hampir 1.000 warga Haiti tewas dan lebih dari 175.000 orang telah kehilangan rumahnya.

PBB juga telah menggelontorkan sekitar USD120 juta untuk membantu Haiti, begitu juga dengan Amerika Serikat.

Tak hanya itu, usai badai Matthew memporak-porandakan Haiti, negara tersebut terserang penyakit kolera, yang di mana harus segera diatasi sebelum jatuh korban tewas lagi.

 


(WAH)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA