Upaya Menlu AS Perbaiki Hubungan dengan Pakistan

Arpan Rahman    •    Kamis, 06 Sep 2018 14:11 WIB
amerika serikatpakistan
Upaya Menlu AS Perbaiki Hubungan dengan Pakistan
Menlu AS Mike Pompeo bersama Menlu Pakistan Shah Mehmood Qureshi (Foto: AFP).

Islamabad: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mendarat di Islamabad, Rabu 5 September. Ia akan bertemu Perdana Menteri Imran Khan, seraya berharap untuk 'mengatur ulang hubungan' dengan Pakistan yang telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
 
Kunjungan Pompeo, terjadi beberapa hari setelah Washington mengkonfirmasi rencana untuk membatalkan bantuan militer senilai USD300 juta.
 
Namun mantan direktur CIA itu melakukan kunjungan pertamanya sebagai diplomat tinggi AS. Pakistan, sekutu yang dukungannya sangat penting dalam konflik Afghanistan.
 
"Jadi perhentian awal di Pakistan," katanya, berbicara di pesawat sebelum perjalanannya ke Asia Selatan.
 
"Pemimpin baru di sana, menginginkan pada awal masa jabatannya untuk mengatur ulang hubungan antara kedua negara," katanya, seperti disitat dari AFP, Kamis 6 September 2018.
 
"Ada banyak tantangan antara kedua negara kami, pasti, tapi kami berharap dengan kepemimpinan baru itu kami dapat menemukan titik temu dan kami dapat mulai bekerja pada beberapa masalah bersama kami bersama-sama," tambah Pompeo, yang akan bergabung dengan Kepala Staf Gabungan Jenderal Joe Dunford.
 
Para pejabat AS menuduh Islamabad mengabaikan atau bahkan berkolaborasi dengan sejumlah kelompok militan seperti Taliban Afghanistan dan jaringan Haqqani, yang menyerang Afghanistan dari tempat perlindungan yang aman di sepanjang perbatasan antara kedua negara.
 
Gedung Putih percaya bahwa badan Intelijen Antar-Lembaga Pakistan dan badan militer lainnya telah lama membantu membiayai dan mempersenjatai Taliban untuk alasan ideologis, dan juga untuk melawan pengaruh India yang meningkat di Afghanistan.
 
Ia yakin bahwa tindakan keras Pakistan atas militan dapat menjadi sangat penting dalam memutus hasil dari perang yang sejak lama berlangsung di Afghanistan.
 
Pompeo menyiratkan bahwa terpilihnya Khan, yang telah berjanji untuk mencari hubungan yang lebih baik dengan AS, dapat memberikan dorongan baru.
 
Pompeo juga mengulurkan kemungkinan bantuan militer, dari pembekuan yang lebih luas diumumkan pada Januari, dapat dipulihkan dalam keadaan yang tepat.
 
Ditambahkan, dia juga bertemu dengan panglima militer Pakistan yang berkuasa, Jenderal Qamar Javed Bajwa serta mitranya sendiri, Menteri Luar Negeri Shah Mehmood Qureshi.
 
Pompeo juga menegaskan bahwa Zalmay Khalilzad, mantan duta besar AS untuk Kabul, Baghdad, dan PBB, akan ditunjuk memimpin upaya perdamaian di Afghanistan.
 
Pompeo menuju kedutaan AS setelah mendarat, dalam konvoi sekitar 20 mobil Toyota Land Cruiser dalam pengawalan polisi.
 
Dia akan melanjutkan perjalanan ke India, di sana bergabung dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis untuk bertemu para mitra mereka dalam berbagai masalah pertahanan dan perdagangan.


(FJR)


Trump Diminta Gelar Investigasi Kedua Soal Khashoggi
Kematian Jamal Khashoggi

Trump Diminta Gelar Investigasi Kedua Soal Khashoggi

1 hour Ago

Senat meminta Trump untuk memastikan apakah Pangeran Mohammed terlibat atau tidak dalam kasus…

BERITA LAINNYA