Presiden Juan dan Rivalnya Sama-Sama Klaim Menang Pemilu

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 27 Nov 2017 14:46 WIB
honduras
Presiden Juan dan Rivalnya Sama-Sama Klaim Menang Pemilu
Salvador Nasralla memperlihatkan kertas suara miliknya di Tegucigalpa, Honduras, 26 November 2017. (Foto: AFP/ORLANDO SIERRA)

Tegucigalpa: Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez menyatakan dirinya sebagai pemenang dari pemilihan umum. Rivalnya, Salvador Nasralla, juga melakukan hal sama. 
Keduanya mendeklarasikan kemenangan meski pengumuman resmi hasil pemilu belum keluar.

Honduras telah melewati pesta demokrasi yang diikuti sekitar enam juta orang. Tak hanya memilih presiden, warga juga memilih anggota Kongres, wali kota dan anggota parlemen.

"Hasilnya lebih dari jelas, kami memenangkan pemilihan ini," ujar Hernandez kepada kerumunan pendukungnya di ibu kota Tegucigalpa.

Dilansir laman AFP, Senin, 27 November 2017, tak lama setelah itu, Nasralla dari koalisi Aliansi Menentang Kediktatoran juga memproklamirkan dirinya sebagai pemenang.

Pihak oposisi mencela keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengizinkan Hernandez mencalonkan diri kembali.

"Kami telah mengamati proses yang tenang, dan sejauh ini, apa yang kami lihat berjalan positif," ujar pengaman parlemen Eropa dari Portugal, Marisa Matias.

Partai Nasional Konservatif yang menaungi Hernandez mengendalikan cabang eksekutif, legislatif dan yudikatif pemerintahan. Mereka berpendapat keputusan MA Honduras pada 2015 Hernandez terpilih kembali.

"Terima kasih kepada semua orang untuk memperkuat demokrasi. Kami memimpin dan kami yakin akan menang," imbuh Hernandez.

Sementara saingan utama Hernandez, Nasralla dan  Luis Zelaya (50) yang adalah mantan pembaca berita TV dari Partai Liberal, mengaku kaget dengan deklarasi kemenangan Hernandez.

Saat kampanye mengumpulkan pendukungnya, Nasralla meminta badan pengawas untuk waspada terhadap tanda-tanda kecurangan. Dia mengucapkan beragam janji, termasuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.


(WIL)