Calon Menhan Brasil akan Berantas Penjahat dengan Sniper

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 01 Nov 2018 13:20 WIB
brasil
Calon Menhan Brasil akan Berantas Penjahat dengan Sniper
Ilustrasi sniper. (Foto: AFP).

Rio de Janeiro: Pensiunan Jenderal Militer Augusto Heleno akan dinobatkan sebagai menteri pertahanan Brasil. Dia mengatakan akan mengerahkan penembak jitu untuk melumpuhkan penjahat.

Pernyataannya disampaikan setelah gubernur terpilih Rio de Janeiro Wilson Witzel mengatakan akan mengerahkan penembak jitu untuk memberantas kriminalitas di wilayahnya. Penembak jitu akan dikerahkan, bahkan jika petugas kepolisian tidak dalam bahaya.

"Ini adalah reaksi yang diperlukan untuk menghadapi senjata yang dipegang anak muda," kata Heleno, dilansir dari laman AFP, Kamis 1 November 2018.

Dia mengatakan pembunuhan tersebut tidak boleh pandang bulu. Heleno menambahkan, aksi itu tidak masuk dalam kejahatan ekstrayudisial.

"Polisi di Rio sangat berani, namun mereka membutuhkan dukungan lain," imbuhnya.

Witzel merupakan pendukung Presiden Brasil yang baru, Jair Bolsonaro. Keduanya terpilih bersamaan dan berjanji akan menekan angka kejahatan di Negeri Samba.

Kawasan perkampungan kumuh (favela) di Rio sering menjadi arena konflik antar geng narkoba bersenjata dengan kepolisian. Dia menyatakan bakal menginstruksikan polisi maupun tentara untuk menembaki para penjahat. 

Bahkan ditembak di belakang ketika si pelaku tak memberi ancaman. "Saya lebih baik membela anggota saya di pengadilan daripada hadir ke pemakaman mereka," tegas Witzel.

Sang gubernur juga mengusulkan menempatkan penembak jitu di helikopter ketika kepolisian melaksanakan operasi melawan bandar narkoba. Witzel menjelaskan, setiap pelaku yang memegang senjata api memberi ancaman karena dia bakal menembakkannya ke arah mana pun.

Baca: ?'Donald Trump dari Brasil' Pimpin Negeri Samba


(FJR)