Intelijen AS: Pangeran Ada Dibalik Hilangnya Jurnalis Arab Saudi

Sonya Michaella    •    Kamis, 11 Oct 2018 10:00 WIB
kebebasan persarab saudi
Intelijen AS: Pangeran Ada Dibalik Hilangnya Jurnalis Arab Saudi
Bendera Arab Saudi berkibar di konsulat di Istanbul, tempat terakhir kali Khashoggi terlihat. (Foto: AFP)

Washington: Intelijen Amerika Serikat (AS) mengeluarkan sebuah laporan bahwa menghilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi memang atas perintah dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

"Para pejabat Arab Saudi telah memancing Khashoggi keluar dari Virginia, AS, tempat di mana ia tinggal, lalu menahannya," kata pejabat intelijen anonim tersebut, dikutip dari AFP, Kamis 11 Oktober 2018.

The Washington Post juga mengutip beberapa teman Khashoggi yang mengatakan Arab Saudi sempat menawari Khashoggi perlindungan dan pekerjaan di pemerintahan jika ia kembali ke Riyadh.

Namun, wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Robert Palladino menegaskan bahwa AS tidak memiliki peringatan dini terkait ancaman terhadap Khashoggi.

"Meskipun saya tidak bisa meragukan laporan intelijen, tapi dapat saya pastikan bahwa AS tidak memiliki peringatan dini sebelum Khashoggi menghilang," katanya.

Beberapa hari yang lalu, Presiden AS Donald Trump juga mengaku telah menelepon pejabat Arab Saudi dan meminta mereka segera menyelesaikan kasus ini.

Sementara itu, Turki menuduh Khashoggi memang dibunuh di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul, atas perintah para petinggi Riyadh.



(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

10 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA