Presiden Venezuela Maduro Tegaskan Pemerintahannya Sah

Willy Haryono    •    Senin, 07 Jan 2019 08:07 WIB
amerika serikatvenezuela
Presiden Venezuela Maduro Tegaskan Pemerintahannya Sah
Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas, 28 Desember 2018. (Foto: AFP/Venezuelan Presidency/FRANCISCO BATISTA)

Caracas: Presiden Venezuela Nicolas Maduro menegaskan pemerintahannya saat ini sah, Minggu 6 Januari 2019. Pernyataan disampaikan usai Majelis Nasional Venezuela mempertanyakan legitimasi Maduro, yang akan melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.

Majelis Nasional Venezuela menyerukan adanya pemerintahan transisi untuk menggelar pemilihan umum baru. Sementara Maduro dijadwalkan dilantik untuk periode kedua pada Kamis mendatang.

"Legitimasi telah diberikan oleh rakyat melalui suara mereka. Kepada mereka yang ingin menghancurkan tekad kami, Venezuela tidak akan tinggal diam!" tulis Maduro di Twitter, seperti dikutip dari laman AFP, Minggu 6 Januari 2019.

Maduro terpilih kembali sebagai presiden dalam pilpres pada 20 Mei. Sebagian besar oposisi memboikot pemilu tersebut, karena banyak tokoh mereka menjadi tahanan rumah atau dilarang berpartisipasi.

Jumat kemarin, menteri luar negeri dari 12 negara Amerika Latin dan Kanada mengumumkan bahwa pemerintahan mereka tidak akan mengakui Maduro sebagai presiden jika dirinya tetap berkukuh melanjutkan ke periode kedua.

Para menlu menyerukan kepada Maduro untuk menyerahkan kekuasaan kepada Majelis Nasional Venezuela.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan pada Sabtu kemarin bahwa Washington menilai Majelis Nasional Venezuela sebagai "satu-satunya institusi sah" di negara tersebut. 

Satu hari berselang, Kemenlu Venezuela menuduh AS berusaha mendorong "kudeta" terhadap pemerintahan Maduro.



(WIL)