Trump Bertekad Cegah Imigran Menginvasi AS

Willy Haryono    •    Senin, 25 Jun 2018 10:13 WIB
amerika serikatimigran gelap
Trump Bertekad Cegah Imigran Menginvasi AS
Para imigran berada di sebuah terminal bus di McAllen, Texas, AS, 23 Juni 2018. (Foto: AFP/Getty/SPENCER PLATT)

Washington: Presiden Donald Trump mengatakan para imigran yang "menginvasi" Amerika Serikat seharusnya tidak berhak mendapatkan pendampingan hukum. Ini merupakan kelanjutan dari sikap keras Trump terhadap gelombang imigran di perbatasan AS-Meksiko.

Berusaha mencegah kedatangan puluhan ribu imigran dari Amerika Tengah dan Meksiko pada setiap bulannya, awal Mei lalu Trump memerintahkan agar semua orang dewasa yang masuk ke AS secara ilegal ditangkap. Sementara anak-anak imigran itu dipisahkan ke tempat penahanan berbeda.

Kebijakan tersebut memicu kecaman keras dari luar dan dalam negeri, termasuk dari beberapa orang terdekat Trump. Terus didesak, Trump akhirnya mengakhiri pemisahan anak-anak imigran, tapi meneruskan sikap kerasnya terhadap kebijakan keimigrasian.

"Kita tidak dapat membiarkan orang-orang ini menginvasi negara kita," tegas Trump di akun Twitter, seperti dikutip dari AFP.

"Saat seseorang masuk (secara ilegal), kita harus segera mengembalikannya ke tempat asal, tanpa perlu melibatkan hakim atau proses peradilan," ujar Trump.

Hampir semua imigran yang datang dari Amerika Tengah dan Meksiko secara resmi mengajukan suaka ke AS. "Sistem kita saat ini buruk bagi kebijakan keimigrasian yang baik," ungkap Trump, yang berulang kali berusaha mengaitkan imigran gelap dengan beragam kejahatan.

Pernyataan Trump muncul usai Departemen Keamanan Dalam Negeri AS merilis data resmi sejak Trump mengakhiri pemisahan anak-anak imigran. 

Data menyebutkan 522 anak-anak sudah disatukan kembali dengan keluarga mereka. Namun 2.053 lainnya masih berada di tahanan AS per Rabu 20 Juni.

"Pemerintah AS mengetahui lokasi semua anak-anak yang ditahan ini, dan sedang berusaha menyatukan mereka dengan keluarga masing-masing," tutur Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.


(WIL)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

8 hours Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA