Ancam Bunuh Pendukung Trump, Pria AS Ditangkap

Arpan Rahman    •    Senin, 09 Jul 2018 18:04 WIB
amerika serikat
Ancam Bunuh Pendukung Trump, Pria AS Ditangkap
Para pendukung Presiden AS Donald Trump bersorak dalam sebuah acara di Montana, 5 Juli 2018. (Foto: AFP/JUSTIN SULLIVAN)

New York: Seorang pria asal New York ditangkap setelah ia mengancam akan membunuh sejumlah pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia juga mengancam akan membunuh Lee Zeldin, politikus asal Partai Republik.

Martin Astrof, 75, diketahui pergi ke markas kampanye Zeldin di Nesconset, NY City di Long Island, pada Jumat kemarin. Polisi menyebut pelaku melayangkan ancamannya di area tersebut.

"Setelah mengancam akan membunuh pekerja tim kampanye dan pendukung lainnya, Astrof mengemudikan mobil dengan cara agresif dan hampir mengenai beberapa orang," kata Kepolisian Suffolk dalam sebuah pernyataan. 

"Astrof melarikan diri dari TKP dan ditangkap beberapa saat kemudian di depan rumahnya di Nesconset," imbuhnya, seperti dinukil dari UPI, Senin 9 Juli 2018.

Astrof dituduh membuat ancaman bernada terorisme dan mengemudi secara ugal-ugalan yang mengancam keselamatan orang lain.

Zeldin menyebut orang yang diserang pelaku adalah Donato Panico, mantan pemilik toko makanan yang pernah menolong polisi saat tragedi 9/11. Ia juga menjadi salah satu tamu Zeldin dalam acara State of the Union pada Januari lalu.

"Di AS, masalah politik diselesaikan di kotak suara, bukan dengan mencoba membunuh lawan politik Anda," tulis Zeldin di Twitter

"Donato Panico adalah seorang warga yang hebat, pendukung @realDonaldTrump & salah satu dari pengurus kampanye saya. Dia seharusnya tidak menjadi target serangan seperti hari ini," pungkas dia.



(WIL)


Penembakan di Balaikota Pennsylvania Lukai 4 Orang

Penembakan di Balaikota Pennsylvania Lukai 4 Orang

50 minutes Ago

Pelaku penembakan ditembak mati petugas kepolisian, dia merupakan seorang terdakwa yang akan menjalani…

BERITA LAINNYA