Trump Bantah Tuduhan Kirim Orang untuk Ancam Bintang Porno

Arpan Rahman    •    Kamis, 19 Apr 2018 20:06 WIB
donald trump
Trump Bantah Tuduhan Kirim Orang untuk Ancam Bintang Porno
Presiden AS Donald Trump bantah perintahkan untuk mengancam bintang porno Stormy Daniels (Foto: AFP).

Washington: Donald Trump mencuit untuk menampik sketsa seorang pria yang digambarkan aktris film dewasa Stormy Daniels sebagai orang suruhan yang mengancamnya atas nama presiden.
 
Presiden Trump mengklaim pria itu tidak ada dan menyebut sketsa tersebut tipuan total.
 
Referensi itu muncul pertama di Twitter atas urusan Stormy Daniels, sesudah Trump lama bungkam dan tidak seperti biasanya.
 
Daniels, nama aslinya Stephanie Clifford, mengaku bahwa dia memiliki hubungan seksual dengan Trump pada 2006.
 
Selama wawancara televisi baru-baru ini, dia berkata dirinya diancam pada 2011 di tempat parkir mobil Las Vegas. Ketika itu, dia bersama bayi perempuannya, dan disuruh diam tentang dugaan perselingkuhan.
 
"Seorang pria mendekati saya dan berkata kepada saya, 'Biarkan Trump sendirian, lupakan cerita itu'," katanya pada acara selama 60 menit itu.
 
"Dan dia mendekatkan badan dirinya dan memandang putri saya dan berkata, 'Itu gadis kecil yang cantik, akan memalukan jika sesuatu terjadi pada ibunya'," serunya, seperti dilansir BBC, Kamis 19 April 2018.
 
"Sebuah sketsa yang telah bertahun-tahun lamanya tentang seorang lelaki yang tidak ada. Tipuan total, memainkan Media Berita Palsu bagi Orang-orang Dungu (tapi mereka tahu itu)!" cuit Donald J. Trump, Rabu 18 April.
 
Pada Selasa, Daniels dan pengacaranya, Michael Avenatti, menghasilkan sketsa-komposit dari pria itu dan menawarkan hadiah sebesar USD100.000 kepada barang siapa yang dapat mengidentifikasi sang pria. Pada Rabu, Avenatti menaikkan hadiah menjadi USD131.000.
 
Jumlah itu mungkin merupakan referensi untuk pembayaran USD130.000 untuk Ms Daniels oleh pengacara Trump, Michael Cohen, selama kampanye presiden 2016. Daniels menerima sejumlah itu sebagai imbalan menandatangani perjanjian kerahasiaan.
 
Daniels sekarang menuntut presiden dalam upaya melepaskan diri dari perjanjian non-bocoran, yang dia tuduhkan tidak sah karena dia tidak menekennya secara pribadi.
 
Trump dilaporkan sudah disarankan supaya tidak membuat pernyataan publik tentang Daniels.
 
Namun dia beralih di Twitter, Rabu, untuk memposting ulang cuitan oleh seorang pendukung yang menyebutkan sketsa mirip mantan suami aktris itu, seraya menambahkan komentarnya sendiri.
 
Pengacara Daniels, Avenatti, yang tidak menghindar dari publisitas atas kasus ini atau dari pengaruh Trump, menanggapi tweet presiden dengan tulisannya sendiri, "Dalam pengalaman saya, tidak ada yang lebih baik dalam litigasi daripada sepenuhnya memiliki lawan yang lepas kendali dan tidak disiplin, yang cenderung menembak kakinya sendiri."
 
Berbicara kepada New York Times, Rabu, Avenatti berkata, cuitan presiden dapat mengarah ke gugatan pencemaran nama baik, karena ia "sekarang secara efektif menyebut klien saya pembohong".
 
Daniels muncul dalam sebuah wawancara dengan program The View ABC, Selasa. Sehari sesudah dia menghadiri sidang pengadilan federal di mana Cohen berupaya menjegal kemampuan jaksa buat meninjau dokumen yang disita dalam penggerebekan baru-baru ini di rumahnya, kantor, dan kamar hotel.
 
Cohen sedang diselidiki untuk kesalahan kriminal, dan Daniels mengatakan dia ingin hadir atas apa pun yang mungkin relevan baginya.
 
Analis hukum mengatakan bahwa pembayaran USD130.000 Cohen kepada Daniels bisa melanggar peraturan tentang pembiayaan kampanye presiden Trump tahun 2016.


(FJR)