Keberhasilan Pengusaha Indonesia Tembus Pasar Makanan AS

   •    Jumat, 05 May 2017 09:58 WIB
indonesia-as
Keberhasilan Pengusaha Indonesia Tembus Pasar Makanan AS
Gudang Jans yang baru diresmikan (Foto: Dok. KJRI Los Angeles).

Metrotvnews.com, Los Angeles: Semakin banyak pengusaha Indonesia yang meraih keberhasilan di luar negeri. Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu pasar yang diincar.
 
"Diaspora Indonesia mampu bersaing dan sukses di kancah internasional," ungkap Konjen RI Umar Hadi usai meresmikan gudang baru JANS Enterprises Inc. 3 Mei 2017.
 
Anthony Kartawinata, seorang pengusaha muda Indonesia, berhasil membawa JANS menembus pasar AS yang cukup selektif dan berstandar tinggi. 
 
"Kesuksesan JANS merupakan bukti nyata dalam upaya mendorong ekspor Indonesia ke Amerika Serikat dan diharapkan dapat mengundang minat para pengusaha Indonesia lainnya untuk masuk ke pasar AS," lanjut Umar, dalam keterangan tertulis KJRI Los Angeles, yang diterima Metrotvnews.com, Jumat 5 Mei 2017.
 
Berdiri sejak tahun 2004, JANS Enterprises Corp. mendistribusikan produk jus buah dan teh kotak, keripik dan biskuit produksi Indonesia di AS dengan merk JANS. 


Gudang Jans yang baru diresmikan (Foto: Dok. KJRI Los Angeles).
 
Berbagai produk tersebut kini tersedia di jaringan pasar mainstream di AS, antara lain: Walgreens,99 cents, Costco Wholesale, TJ Maxx, Marshalls dan Whole Foods, serta beberapa hotel terkemuka di Las Vegas, antara lain: Bellagio, Mandalay Bay, the Venetian dan MGM Grand.
 
Mereka tidak sekedar melakukan impor dan distribusi, tetapi juga bekerjasama dengan UKM-UKM di Indonesia untuk mengembangkan produk-produk yang mampu bersaing di pasar AS.
 
Pengoperasian gudang baru JANS, berlokasi di daerah El Monte, sekitar 30 km dari Los Angeles, memiliki luas sekitar 5.300 ribu meter per segi. Gudang ini diperuntukan bagi penyimpanan produk yang didistribusikan ke seluruh AS. Untuk kedepannya, Anthony berharap dapat menjajaki pengembangan produk makanan Indonesia kemasan yang siap santap.
 
Sekitar 40 persen ekspor produk makanan dan minuman olahan Indonesia ke AS masuk melalui wilayah pantai Barat AS, yaitu pelabuhan Los Angeles, San Diego, Nogales dan Hawaii. 
 
Berdasarkan data US Department of Commerce pada periode Januari–Desember 2016, ekspor produk makanan dan minuman olahan RI (termasuk seafood) ke AS yang masuk melalui wilayah kerja KJRI Los Angeles pada 2016 adalah sebesar USD606,831,375. Sedangkan jumlah total seluruh ekspor Indonesia ke AS senilai USD19,203,412,597. 
 
Diprediksi hingga 2022, pasar domestik AS untuk industri makanan akan terus tumbuh sekitar 2,9 persen tiap tahunnya. Dengan masih sedikitnya produk olahan yang digarap, peluang ekspor produk makanan dan minuman olahan Indonesia ke AS masih terbuka luas.



(FJR)