Trump Kembali Picu Kontroversi dengan Komentar Cabul

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 08 Oct 2016 12:35 WIB
pemilu as
Trump Kembali Picu Kontroversi dengan Komentar Cabul
Donald Trump hina perempuan dengan ucapan cabul (Foto: PA)

Metrotvnews.com, New York: Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menuai kontroversi. Kali ini komentar cabul Trump mengenai perempuan bocor ke publik.
 
Rekaman video yang diambil pada 2005 itu menunjukkan Trump yang berbicara tentang mencium dan mencoba berhubungan seks dengan perempuan. Rekaman yang diraih oleh The Washington Post itu, menunjukkan omongan Trump dengan pengalamannya bersama perempuan.
 
Dalam rekaman itu, Trump mengatakan: "Saat Anda menjadi bintang, mereka akan membiarkan apapun yang diinginkan".
 
"Sentuh mereka, dan kalian bisa melakukan apapun," tutur Trump dalam rekaman itu, seperti dikutip ITV, Sabtu (8/10/2016).


Donald Trump dan istrinya, Melania (Foto: Reuters)

 
Komentar cabul itu dilontarkan Trump,-yang saat itu baru menikah dengan Melania- bepergian dengan bus bersama bintang televisi Billy Bush. Mereka akan menjadi bintang tamu dalam sebuah acara drama televisi.
 
Membicarakan upaya gagal menggoda seorang perempuan, pengusaha itu mengatakan: "Saya terus menggodanya dan gagal. Saya akui mencoba untuk berhubungan seks dengannya. Dia sudah menikah".
 
"Saya terus menerus menggodanya. Bahkan, membawanya untuk belanja perabotan. Saat itu dia hendak membeli perabotan. Saya katakan, 'Ada tempat bagus untuk mendapatkan perabotan'," ucap Trump dalam rekaman.
 
Namun Trump kembali menegaskan dengan upayanya itu dia masih gagal. Tetapi Trump kemudian menceritakan perempuan yang dia dekati tiba-tiba saja melakukan operasi plastik dan mengubah penampilannya.
 
Selain itu dalam rekaman video Trump juga menceritakan setiap dia dikawal oleh seorang aktris dalam sebuah set syuting, Capres Partai Republik itu mempersiapkan diri memakan permen. Hal tersebut dilakukannya jika tiba-tiba mencium aktris yang dimaksudnya.
 
"Secara otomatis saya selalu tertarik dengan perempuan cantik. Saya akan langsung mencium mereka. Seperti magnet. Langsung cium, tidak pernah menunggu," tegas Trump.
 
Segera setelah rekaman ini muncul, kecaman terhadap Trump langsung membanjiri media. Trump pun mengucapkan permintaan maafnya.
 
Permintaan maaf Trump
 
Trump langsung meminta maaf setelah rekaman video itu muncul. Ucapan maaf pun disampaikan melalui rekaman video.
 
"Saya katakan, saya salah dan meminta maaf," ungkap Trump.
 
"Saat ini saya bersumpah akan menjadi pria yang lebih baik," imbuhnya.
 
Namun permintaan maaf Trump dibumbui pula dengan tuduhannya kepada Bill Clinton. Bagi Trump, Bill Clinton adalah melakukan sesuatu yang lebih buruk dibanding dirinya.
 
"Bill Clinton justru benar-benar melakukan pelecehan terhadap perempuan. Bahkan Hillary Clinton justru menyerang korban dari pelecehan yang dilakukan suaminya," pungkas Trump.
 
Koresponden The Washington Post Robert Moore mengatakan, rekaman video ini bisa menjadi amunisi bagi Hillary Clinton pada debat Presiden AS kedua Minggu 9 Oktober. Sementara ucapan dari Trump bisa mempersulit dirinya yang hendak menggalang suara dari kalangan perempuan kulit putih terdidik.

(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA