Aktivis Parpol Meksiko Ditembak Mati saat Pilpres

Willy Haryono    •    Senin, 02 Jul 2018 10:30 WIB
politik meksiko
Aktivis Parpol Meksiko Ditembak Mati saat Pilpres
Warga mengantre untuk menggunakan hak suara mereka dalam pemilu di Xochimilko, Meksiko, 1 Juli 2018. (Foto: AFP/GUILLERMO ARIAS)

Michoacan: Seorang aktivis dari Partai Pekerja Meksiko ditembak mati di negara bagian Michoacan, sesaat sebelum tempat pemungutan suara dibuka dalam ajang pemilihan umum presiden, Minggu 1 Juli 2018.

"Flora Resendiz Gonzalez meninggal dunia usai ditembak pukul 06.30 saat korban berada di rumahnya di kota Contepec," ujar seorang pejabat daerah setempat, seperti dikutip dari AFP.

Pembunuhan ini memperkeruh kampanye pilpres yang disebut-sebut paling mematikan dalam sejarah Meksiko. Sepanjang kampanye sejak September lalu, berdasarkan data dari Etellekt, sedikitnya 145 politikus tewas dalam berbagai aksi kekerasan.

Beberapa saat sebelum berita pembunuhan Gonzales, kepala institut elektoral INE Lorenzo Cordova memuji "hari pemilihan yang damai tanpa ada insiden berarti."

Selain memilih presiden untuk enam tahun ke depan, total 88 juta pemilih terdaftar di Meksiko juga memilih anggota dewan. 

Total lebih dari 18 ribu kursi dewan federal dan daerah dipertaruhkan dalam pemilu kali ini, yang merupakan terbesar dalam sejarah Meksiko.

Tokoh sayap kiri Andres Manuel Lopez Obrador disebut-sebut akan menjadi pemenang dalam pilpres kali ini untuk menggantikan Enrique Pena Nieto.


(WIL)