Ketegangan Bersenjata di AS Berakhir Berkat Nyanyian

Willy Haryono    •    Sabtu, 29 Dec 2018 11:37 WIB
amerika serikatpenembakan as
Ketegangan Bersenjata di AS Berakhir Berkat Nyanyian
Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)

Pennsylvania: Menjadi seorang polisi sekaligus negosiator membutuhkan beberapa kualitas kunci. Tetap tenang di bawah tekanan, memiliki pengetahuan luas dan khusus bagi satu kasus di Amerika Serikat, dapat bernyanyi juga menjadi faktor penentu kesuksesan bernegosiasi.

Seorang polisi dari tim One Swat berhasil mengakhiri ketegangan bersenjata di sebuah rumah di Pennsylvania usai menyanyikan lagu klasik White Christmas. Seorang pria bersenjata di dalam rumah itu akhirnya menyerah usai mendengar lagu tersebut.

Ketegangan selama lebih kurang sembilan jam terjadi di sebuah rumah di Chester County di momen libur Natal. Di rumah itu, seorang pria bertindak agresif dan membarikade diri.

Seorang anggota keluarganya menghubungi polisi karena khawatir. Saat aparat tiba, pria itu melepaskan tembakan dan merusak mobil petugas.

"Sepanjang malam, polisi terus bernegosiasi dengan pria itu," ucap Pengacara Distrik Thomas Hogan dalam tulisan di Facebook, seperti dilansir dari kantor berita BBC, Sabtu 29 Desember 2018.

Datang ke lokasi, Hogan membawa biskuit berbentuk rusa untuk menyemangati para polisi. Usai bersitegang sekian lama, pria yang mengurung diri di rumah dilaporkan meminta seorang polisi untuk bernyanyi White Christmas.

Polisi menyanggupi permintaan itu dan mulai bernyanyi. Pria yang mengurung diri akhirnya menyerah pada pukul 06.00 pagi waktu setempat dan dibawa ke kantor polisi.

"Mereka ini tim Swat. Mereka memakan biskuit, bersenda gurau dan pulang ke keluarga masing-masing usai menyelesaikan tugasnya dengan baik," kata Hogan.



(WIL)