Penembakan di Pabrik Tennessee, Tiga Orang Tewas

Arpan Rahman    •    Jumat, 23 Sep 2016 09:57 WIB
penembakan as
Penembakan di Pabrik Tennessee, Tiga Orang Tewas
Sheriff McMinn County Joe Guy (kiri) dan Kepala Kepolisian Athens Chuck Ziegler. (Foto: NBC News)

Metrotvnews.com, Tennessee: Tiga orang tewas, termasuk seorang pria bersenjata yang diduga pelaku, dalam penembakan di sebuah pabrik di Athens, Tennessee, Amerika Serikat (AS).

Insiden terjadi di pabrik Thomas & Betts pada sore hari, kata Sheriff McMinn County Joe Guy dalam konferensi pers, seperti dikutip NBC News, Kamis (22/9/2016).

Polisi dan kru pemadam merespons penembakan setelah jam lembur sekitar pukul 16:15 waktu setempat. Tak lama setelah itu, Sheriff Guy melaporkan situasi aman dan penembak sudah dilumpuhkan via akun Instagram.

Polisi mengonfirmasi kematian tiga orang, salah seorang di antaranya diyakini sebagai pelaku. Jasad penembak ditemukan dalam kamar mandi di pabrik itu. 

"Dia tewas, tampaknya karena luka tembak terhadap dirinya sendiri secara sengaja," kata Kepala Kepolisian Athens Chuck Ziegler, seperti dilansir USA Today.

Para saksi mengaku melihat "beberapa kali percobaan penembakan di depan kantor, yang berlanjut dengan penembakan di dalam pabrik sebelah utara dan tengah," ucap Ziegler.

Pihak berwenang belum mengidentifikasi penembak atau korban, yang semuanya karyawan pabrik. Menurut Ziegler, pelaku tampaknya memakai pistol semi-otomatis.

Selama konferensi pers Kamis malam, Ziegler mengatakan motif penembakan masih belum jelas. "Ini adalah sebuah komunitas kecil dan orang-orang di sini mengenal satu sama lain," kata Sheriff Guy. 

Otoritas setempat menolak untuk merilis nama-nama korban dan tersangka penembakan sampai adanya pemberitahuan terhadap keluarga masing-masing.

Thomas & Betts merupakan sebuah perusahaan manufaktur listrik dan bagian dari kelompok manufaktur global asal Swiss, ABB. Menyusul laporan tindak kekerasan itu, CEO ABB Ulrich Spiesshofer mengungkapkan belasungkawa di akun Twitter.

"Kita semua di ABB berduka atas kehilangan tragis ini," tulisnya.


(WIL)