Trump Kecam Wali Kota San Juan Terkait Badai Maria

Arpan Rahman    •    Minggu, 01 Oct 2017 19:55 WIB
topan badai
Trump Kecam Wali Kota San Juan Terkait Badai Maria
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Dalam serangkaian tulisan di Twitter, Sabtu 30 September 2017, Presiden Donald Trump mengecam Wali Kota San Juan, Carmen Yulin Cruz, terkait respons Negeri Paman Sam terhadap Badai Maria. 

Sebelumnya Wali Kota Cruz mengkritik pemerintah federal AS yang lamban menangani dampak Badai Maria di San Juan, sebuah kota di Puerto Rico.

Trump mengatakan Wali Kota Cruz telah menunjukkan "kepemimpinan buruk" atas ketidakmampuannya mengatur respons kota dalam mengatasi kehancuran akibat Badai Maria. Ia menuding Cruz menerima masukan dari Partai Demokrat untuk menyalahkan Trump atas musibah di Puerto Rico.

"Wali Kota San Juan telah diminta para politikus Demokrat untuk bersikap buruk kepada Trump," tulis sang presiden di Twitter, Sabtu pagi.

Trump juga mengkritik otoritas Puerto Rico yang menunggu bantuan federal untuk memulai respons penanggulangan bencana.

"Kepemimpinan buruk oleh Wali Kota San Juan dan pejabat lainnya di Puerto Riko tidak dapat membantu masyarakat. Mereka menginginkan segala sesuatunya dilakukan untuk mereka, ketika seharusnya mereka turut terlibat di tengah masyarakat. Sebanyak 10.000 pekerja Federal sekarang sudah ada di pulau itu untuk melakukan pekerjaan fantastis," cuit Trump seperti dinukil UPI, Minggu 1 Oktober 2017.

Krisis Kemanusiaan

Gubernur Puerto Riko Ricardo Rossello berkata, konstituennya sangat membutuhkan bantuan. Ia mengaku puas dengan peran pemerintah federal dalam merespons krisis.

"Kita perlu melakukan lebih banyak lagi agar bisa keluar dari kondisi darurat saat ini," kata Rossello. "Pemerintah federal AS telah menjawab dan memenuhi petisi kita dengan cara yang cepat."

Puerto Rico tidak berdaya sejak Badai Maria melanda. Banyak pegawai kota kesulitan turun tangan karena rumah mereka juga rusak atau hancur.

Badai Maria menewaskan 16 orang di Puerto Riko sejauh ini. Kurangnya makanan, obat-obatan, air minum, dan listrik menciptakan ancaman yang jauh lebih besar terhadap kesehatan masyarakat.

"Saya akan melakukan apa yang tidak pernah saya kira akan saya lakukan, saya mohon, siapa saja yang bisa mendengar kami, kiranya menyelamatkan kami dari ancaman kematian," kata Cruz. 

"Jika ada orang di luar sana yang mendengarkan kami, kami meregang nyawa, dan Anda sama saja seperti membunuh kami dengan bersikap tidak peduli," pungkas dia.




(WIL)