Kalah dari Trump, Clinton Malas Keluar Rumah

Willy Haryono    •    Kamis, 17 Nov 2016 10:43 WIB
pemilu as
Kalah dari Trump, Clinton Malas Keluar Rumah
Hillary Clinton dalam sebuah acara amal di Washington DC, 16 November 2016. (Foto: AFP/Getty/CHIP SOMODEVILLA)

Metrotvnews.com, Washington: Hillary Clinton mengaku dirinya merasa "tidak ingin pernah meninggalkan rumah lagi" setelah kalah dari Donald Trump,

Dalam sebuah acara amal di Washington DC -- penampilan publik pertamanya setelah pidato kekalahan -- Clinton mengaku "kecewa berat hingga tak bisa diungkapkan" setelah tumbang dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat (AS). 

"Saya harus akui, datang ke sini pada malam ini bukan perkara mudah. Pernah beberapa kali saya hanya ingin membaca buku atau bermain bersama anjing peliharaan dan tidak pernah mau meninggalkan rumah lagi," ungkap Clinton, seperti dikutip ITV, Rabu (16/11/2016). 

Clinton, 69, terlihat hampir menangis saat mengatakan dirinya berharap dapat memberitahu sang bunda bahwa anak perempuannya telah "memenangkan lebih dari 62 juta suara dalam pilpres AS."

Mantan menteri luar negeri itu memenangkan popular vote, namun kalah dari Trump di sistem Electoral College. Kekalahan mengakhiri ambisinya menjadi presiden wanita pertama Negeri Paman Sam. 

Kemenangan Trump mengejutkan dunia perpolitikan AS, etnis minoritas dan grup hak asasi manusia. Mereka khawatir atas serangkaian rencana kontroversial Trump semasa kampanye. 

Presiden terpilih tidak berbuat banyak untuk menenangkan warga, dengan menunjuk Steve Bannon sebagai kepala tim strategis, menggunakan Twitter untuk menyerang kritikus dan menegaskan kembali rencana mendeportasi imigran asal Meksiko. 

Mengulang pernyataan dalam pidato kekalahan, Clinton meminta para pendukungnya untuk tidak kehilangan harapan di bawah kepemimpinan Trump. 

"Saya tahu ini tidak mudah. Saya tahu banyak orang berpikir apakah Amerika saat ini sesuai dengan nilai-nilai luhurnya," kata Clinton. "Tapi mohon dengarkan saya: Amerika layak diperjuangkan. Anak-anak kita juga layak diperjuangkan. Percaya kepada negara kita. Berjuang untuk nilai-nilai yang kita yakini, dan jangan pernah menyerah."


(WIL)